Kompas.com - 23/09/2021, 16:00 WIB

Umeno Sumiyama (kiri) dan Koume Kodama (kanan) menerima sertifikat dari Guinness World Records


(Image credit: Guinness World Records) Umeno Sumiyama (kiri) dan Koume Kodama (kanan) menerima sertifikat dari Guinness World Records

KOMPAS.com - Dua perempuan bersaudara di Jepang mendapatkan gelar sebagai kembar identik tertua di dunia pada usia 107 tahun.

Mereka adalah Umeno Sumiyama dan Koume Kodama lahir pada 5 November 1913. Usianya saat ini, Kamis (23/9/2021) adalah 107 tahun lebih 322 hari.

Usia tersebut memecahkan rekor sebelumnya, di mana kembar identik tertua di dunia dipegang oleh Kin Narita dan Gin Kanie yang juga dari Jepang. Kala itu mereka berumur 107 tahun dan 175 hari.

Baca juga: Bukan Cuma Faktor Umur, Ini Alasan Rambut Memutih dan Beruban

Mengutip Live Science, Kamis (23/9/2021) Sumiyama dan Kodama dinobatkan sebagai kembar tertua di dunia, Senin (20/9/2021) oleh Guinness World Records.

Dua bersaudara tersebut saat ini tinggal di lokasi terpisah dan sertifikat tersebut diberikan oleh staf perawat mereka.

Menurut laporan AP News, Sumiyama dan Kodama lahir di Pulau Shodoshima di Jepang dalam keluarga besar, dengan total 11 anak. Setelah sekolah dasar, Kodama pindah ke Kyushu di Jepang Selatan untuk bekerja sebagai pembantu, sementara Sumiyama tetap berada di pulau itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua bersaudara itu jarang bertemu selama beberapa dekade sampai mereka berusia 70 tahun. Ketika sudah bertemu lagi, mereka mulai melakukan ziarah bersama.

Para ilmuwan telah mempelajari centenarian (orang yang hidup sampai 100 tahun) dan supercentenarian (orang yang hidup sampai 110 tahun dan lebih) untuk lebih memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada rentang hidup yang panjang.

Dan menurut National Institutes of Health (NIH) berapa lama seseorang hidup diperkirakan dipengaruhi oleh genetika, lingkungan, dan gaya hidup. Terutama dalam 80 tahun pertama kehidupan.

Baca juga: Studi: Rahasia Panjang Umur Ada di Usus Manusia

Varian genetik yang telah dikaitkan dengan rentang hidup yang lebih lama termasuk varian dalam gen ABO, CDKN2B, APOE dan SH2B3. Varian ini ditemukan lebih umum pada orang yang berusia seratus tahun daripada orang dengan rentang hidup rata-rata.

Namun studi lain baru-baru ini menemukan bahwa centenarian mungkin memiliki bakteri usus khusus yang membantu menangkal infeksi.

Sementara itu menurut Guinness World Records Orang tertua yang masih hidup saat ini adalah Kane Tanaka, dari Fukuoka, Jepang, yang saat ini berusia 118 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.