Kompas.com - 15/06/2021, 09:03 WIB
Gorilla RedGazelle15/WikipediaGorilla

KOMPAS.com - Manusia mendorong kepunahan kerabat terdekatnya lebih cepat dari perkiraan. Peneliti memperkirakan, 94 persen habitat kera besar di Afrika akan hilang pada tahun 2050.

Mengutip Science Alert, Senin (14/6/2021), setengah dari jumlah seluruh habitat kera besar Afrika yang hilang dapat terjadi di kawasan lindung, seperti taman nasional.

Hal ini akan berakibat pada terancamnya populasi gorila, simpanse, dan bonobo.

Baca juga: Bagaimana Kera Membantu Sains Melawan Pandemi Covid-19?

Kondisi tersebut bakal terjadi saat tak ada perubahan perilaku manusia untuk mengurangi emisi bahan bakar fosil dan menjaga ekosistem tetap terlindungi.

Seperti yang kita ketahui, saat ini dunia tengah menghadapi perubahan iklim.

Saat dunia memanas dan lanskap berubah, selalu ada kemungkinan bagi kera besar untuk bermigrasi ke tempat yang lebih tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun ini membutuhkan waktu. Ditambah lagi, banyak spesies kera besar sulit bereproduksi dan membutuhkan lingkungan khusus.

Migrasi semacam itu juga dapat mendorong kera besar keluar dari kawasan lindung, menempatkan populasi mereka pada risiko yang lebih besar.

Selama ini ada banyak penelitian yang menunjukkan betapa buruknya nasib kera besar dalam beberapa dekade terakhir, hanya sedikit penelitian yang mencoba memprediksi apa yang akan terjadi pada populasi kera di masa depan.

Hal ini lah yang membuat peneliti membuat pemodelan berdasarkan pada database paling komprehensif untuk populasi kera Afrika hingga saat ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X