Di Luar Angkasa, Bakteri Ini Sukses Bertahan Hidup Selama Satu Tahun

Kompas.com - 14/11/2020, 12:03 WIB
Bakteri Deinococcus radiodurans mampu bertahan hidup selama satu tahun di luar angkasa.
sciencealertBakteri Deinococcus radiodurans mampu bertahan hidup selama satu tahun di luar angkasa.

KOMPAS.com - Lingkungan di luar angkasa sangat berbahaya bagi sebagian besar kehidupan.

Begitu berada di sana, mahluk hidup segera akan berhadapan dengan radiasi kosmik, radiasi sinar UV, dan fluktuasi suhu yang signifikan.

Dengan gambaran demikian, luar angkasa menjadi lingkungan di mana mahluk hidup tak akan bisa bertahan tanpa sistem pelindung yang rumit, seperti yang digunakan oleh astronot.

Baca juga: 6 Bulan di Luar Angkasa, 3 Astronot Kembali ke Bumi

Tapi baru-baru ini, bakteri yang disebut Deinococcus radiodurans diketahui mampu bertahan hidup selama satu tahun di orbit rendah Bumi di luar Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Seperti dikutip dari Science Alert, Jumat (13/11/2020) selama setahun bakteri ditempatkan di Exposed Facility, sebuah platform yang terus menerus terpapar lingkungan luar angkasa.

Setelah menghabiskan masa waktu itu, Deinococcus radiodurans pun kembali pulang ke Bumi.

Peneliti kemudian membandingkannya dengan bakteri Deinococcus radiodurans kontrol yang ada di Bumi.

Penelitian yang telah dipublikasikan di Microbiome ini menunjukkan, bakteri Deinococcus radiodurans yang telah melewatkan setahun di luar angkasa kembali dengan kondisi yang baik-baik saja dan tidak mengalami kerusakan.

Peneliti menyebut jika Deinococcus radiodurans dapat bertahan hidup dalam periode yang lama karena sistem respon molekulernya yang efisien.

Sehingga, memungkinkan organisme dengan kemampuan seperti itu melakukan perjalanan yang lebih jauh lagi.

Baca juga: Bawa Toilet sampai Kamera VR, Kargo NASA Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampel Bulan yang Diambil China Beratnya Kurang dari Target

Sampel Bulan yang Diambil China Beratnya Kurang dari Target

Fenomena
Menyanggah Kebijakan Prioritas Vaksin Covid-19 untuk Umur 18-59 Tahun

Menyanggah Kebijakan Prioritas Vaksin Covid-19 untuk Umur 18-59 Tahun

Kita
Bukti Awal, Varian Baru Virus Corona Inggris 30 Persen Lebih Mematikan

Bukti Awal, Varian Baru Virus Corona Inggris 30 Persen Lebih Mematikan

Oh Begitu
Sensor BMKG Tangkap Suara Dentuman di Bali, tapi Bukan Aktivitas Gempa

Sensor BMKG Tangkap Suara Dentuman di Bali, tapi Bukan Aktivitas Gempa

Fenomena
Peneliti Oxford Bersiap Rancang Vaksin Covid-19 Khusus Varian Baru

Peneliti Oxford Bersiap Rancang Vaksin Covid-19 Khusus Varian Baru

Oh Begitu
4 Faktor Pemicu Banjir Manado, Cuaca Ekstrem hingga Labilitas Atmosfer

4 Faktor Pemicu Banjir Manado, Cuaca Ekstrem hingga Labilitas Atmosfer

Fenomena
[POPULER SAINS] Testing Covid-19 Indonesia Salah | Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin | Semut TV Bukti Big Bang

[POPULER SAINS] Testing Covid-19 Indonesia Salah | Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin | Semut TV Bukti Big Bang

Oh Begitu
Keempat Kalinya dalam 42 Tahun, Salju Turun di Sahara

Keempat Kalinya dalam 42 Tahun, Salju Turun di Sahara

Oh Begitu
LIPI Kembangkan Metode Kristalisasi untuk Mengelola Sampah Medis

LIPI Kembangkan Metode Kristalisasi untuk Mengelola Sampah Medis

Oh Begitu
Banjir Manado, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Manado, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Kota Amazon

Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Kota Amazon

Fenomena
Bupati Sleman Positif Covid-19, Virus Corona Kemungkinan sudah Berinkubasi

Bupati Sleman Positif Covid-19, Virus Corona Kemungkinan sudah Berinkubasi

Oh Begitu
Epidemiolog Desak Sistem Testing Covid-19 Diperbaiki Sebelum Pandemi Makin Memburuk

Epidemiolog Desak Sistem Testing Covid-19 Diperbaiki Sebelum Pandemi Makin Memburuk

Oh Begitu
Bisa Ular Kobra Semburan Racunnya Tidak untuk Membunuh, Studi Jelaskan

Bisa Ular Kobra Semburan Racunnya Tidak untuk Membunuh, Studi Jelaskan

Oh Begitu
3 Cara Mengatasi Hipertensi untuk Mencegah Kematian Dini

3 Cara Mengatasi Hipertensi untuk Mencegah Kematian Dini

Oh Begitu
komentar
Close Ads X