6 Bulan di Luar Angkasa, 3 Astronot Kembali ke Bumi

Kompas.com - 24/10/2020, 10:01 WIB
Astronot Chris Cassidy, sesaat setelah berhasil mendarat di Bumi dengan selamat. Selama 6 bulan, para astronot ini menjalankan misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Roscosmos Space Agency, via APAstronot Chris Cassidy, sesaat setelah berhasil mendarat di Bumi dengan selamat. Selama 6 bulan, para astronot ini menjalankan misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).


KOMPAS.com - Tiga astronot berhasil kembali ke Bumi dengan selamat, Kamis (22/10/2020), setelah menjalankan misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional ( ISS) selama enam bulan.

Seperti dikutipPhys, Jumat (23/10/2020), Kapsul Soyuz MS-16 yang membawa astronot NASA Chris Cassidy, serta Anatoly Ivanishin dan Ivan Vagner dari Roscosmos, sukses tiba di Bumi.

Mereka mendarat di stepa Kazakhstan di tenggara Kota Dzhezkazgan pukul 07.54 waktu setempat. Setelah melakukan pemeriksaan singkat, ketiganya baru bisa kembali ke kampung halaman masing-masing.

Cassidy akan naik pesawat NASA kembali ke Houston, sedangkan Vagner dan Ivanishin akan terbang ke Star City, Rusia.

Baca juga: NASA Akan Kirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan pada 2024

 

Ketiga astronot dilaporkan dalam kondisi baik. Namun, sebagai bagian tindakan pencegahan virus corona, anggota tim penyelamat yang melakukan penjemputan terlebih dahulu melakukan tes virus.

Orang yang terlibat dalam proses pemulihan astronot juga dibatasi jumlahnya.

Setelah tiba di stasiun luar angkasa pada 9 April lalu, astronot menghabiskan 196 hari di luar angkasa. Selama waktu itu pula mereka menyelesaikan 3.136 orbit mengelilingi Bumi dan menempuh jarak 133 juta km.

Mengutip CNN, selama tugasnya di luar angkasa, para kru ISS tersebut telah melakukan berbagai eksperimen sains.

Baca juga: NASA Tunda Seleksi Astronot Baru Gara-gara Pandemi Virus Corona

 

Cassidy misalnya, berpartisipasi dalam eksperimen yang dapat bermanfaat bagi kesehatan manusia di Bumi, meneliti pembentukan dan aliran tetesan air di luar angkasa, dan bahkan bekerja dengan beberapa robot asisten astronot.

Robot bernama Astrobee ini berbentuk kubus dan bisa digunakan untuk membantu astronot dengan tugas-tugas mereka di masa depan.

Selain itu, kru dapat menutup sementara kebocoran udara yang terjadi di ISS. Kebocoran kecil itu tak menimbulkan bahaya langsung bagi awak stasiun dan telah disegel permanen.

Pada November mendatang, ISS kembali akan menerima misi awak selanjutnya yang berasal SpaceX dan Japan Aerospace Exploration Agency.



Sumber PHYSORG,CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X