Seri Baru Jadi Ortu: Baby Oil Tidak Aman untuk Bayi, Benarkah?

Kompas.com - 05/07/2020, 10:02 WIB
Minyak bayi ini ternyata efektif untuk memoles porselen. Jika kloset porselen tampak kotor, Anda bisa menggunakan minyak ini untuk membersihkannya. www.shutterstock.comMinyak bayi ini ternyata efektif untuk memoles porselen. Jika kloset porselen tampak kotor, Anda bisa menggunakan minyak ini untuk membersihkannya.

KOMPAS.com – Dulu, baby oil sangat lumrah digunakan oleh bayi termasuk yang baru lahir. Namun sekarang, banyak orang beranggapan bahwa penggunaan baby oil kurang aman untuk bayi.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, Pondok Indah, dr Rosary Sp.A menyebutkan bahwa kulit bayi yang baru lahir memang masih sangat sensitif.

“Produk kulit bayi ada yang mengandung zat pewarna, pewangi, atau zat kimia lainnya yang dapat mengiritasi kulit dan saluran napas,” tutur Rosary kepada Kompas.com, Minggu (5/7/2020).

Baca juga: Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Sariawan, Bagaimana Mengobatinya?

Penggunaan baby oil, lanjut ia, juga tergantung pada sumber atau bahan yang dikandung dari produk kulit tersebut.

“Untuk sebagian besar bayi, produk yang digunakan dari bahan natural mungkin aman. Tetapi bagi bayi yang alergi, kulitnya sensitif,” tambahnya.

Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, Pondok Indah, dr Rosary, Sp.ARSPI Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, Pondok Indah, dr Rosary, Sp.A

Rosary menekankan bahwa penggunaan baby oil saat ini paling baik digunakan untuk pijat bayi, bukan sebagai moisturizer atau pelembap kulit. Kulit yang baru lahir belum dapat menyerap dengan baik.

Baca juga: Seri Baru Jadi Ortu: Pusar Bayi Baru Lahir Harus Ditempel Koin?

Selain itu, ia menghimbau orangtua untuk menutup rapat baby oil dan jauhkan dari jangkauan anak atau bayi bila sedang tidak dipakai.

“Sebabnya, produk baby oil yang mengandung hidrokarbon dapat berpotensi bahaya bila tertelan atau terhirup,” tutupnya.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X