Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/10/2022, 06:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi perusahaan pengembang Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Barat menggelar pelatihan bagi 70 pengembang, 4-5 Oktober 2022.

Kegiatan yang didukung PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ini menyasar para direksi, komisaris, pemilik perusahaan properti, dan bertujuan meningkatkan kemampuan pengusaha lokal dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi global.

"Pelatihan ini untuk membuka wawasan baru, semangat baru bagi anggota REI Kalbar. Peserta pelatihan menyasar kalangan pemimpin perusahaan, para direktur, komisaris, dan manajer perusahaan properti," papar Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Kalimantan Barat Muhammad Isnaini, dalam siaran pers, Kamis (6/10/2022).

Baca juga: Harga Rumah Subsidi Stagnan, REI Ajukan Sejumlah Opsi kepada Pemerintah

Isnaini menjelaskan, para narasumber membagikan pengalamannya, tidak terkecuali pengalaman mereka jatuh bangun dalam menjalankan bisnis properti.

Dengan demikian, pengembang yang tergabung dalam REI bisa mendapat pembelajaran bagaimana dapat bertahan, eksis dan tetap berkembang ditengah krisis global seperti saat ini.

"Pelaku usaha properti memerlukan pengetahuan baru, semangat dan strategi menjalankan bisnis yang lebih baik guna menghadapi situasi krisis ekonomi seperti yang tengah terjadi saat ini," tegasnya.

Kepala Kantor Wilayah V PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Harman Soesanto mengapresiasi program pelatihan yang digagas oleh REI Kalbar.

Dia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan pengetahuan terhadap industri properti, khususnya properti residensial di kalangan pengembang di Kalbar.

"Melalui program pelatihan ini diharapkan setiap anggota REI Kalbar memiliki daya saing tinggi dan berhasil dalam pengembangan proyeknya," ucap Harman.

Menurutnya, agenda organisasi seperti ini sangat baik dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di industri properti di Kalbar.

Bank BTN senantiasa siap melayani dan memberikan pembiayaan untuk proyek properti yang dikembangkan anggota REI Kalbar.

Ketua Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) DPP RE, MR Priyanto optimistis, kegiatan ini mampu mendongkrak profesionalisme anggota REI Kalbar.

"Pelatihan ini berupa sharing knowledge dari para pelaku usaha properti yang sudah berpengalaman jatuh bangun di dunia properti. Materi ini berbeda dibandingkan pelatihan sebelumnya, yakni untuk meningkatkan kinerja perusahaan," cetus Priyanto.

Di tengah situasi krisis ekonomi ini, ucap Priyanto, para pemimpin dunia usaha merasakan kegalauan. Pasalnya, sedikit saja ketidakamanan kondisi geopolitik dunia dapat berpengaruh terhadap bisnis properti di Tanah Air.

"Pengaruh dari luar sedikit saja terhadap perusahaan properti di dalam negeri. Contohnya, saat The Fed menaikkan suku bunga, perbankan nasional sudah harus ancang-ancang dan juga harus berhitung ulang. Bahkan, industri properti juga ikut terimbas adanya perang antara Rusia melawan Ukraina," pungkas Priyanto. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com