Kompas.com - 27/09/2022, 10:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah subsidi dengan target pasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak mengalami kenaikan harga dalam tiga tahun terakhir.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida melalui rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (27/9/2022).

Padahal menurutnya, harga bahan bakar minyak (BBM) sudah berulang kali mengalami kenaikan.

Ini memicu harga material bangunan naik sekitar 20-30 persen. Bahkan harga besi dikatakan sudah naik lebih dari 100 persen.

Belum lagi kenaikan harga BBM pada awal September lalu yang membuat harga material bangunan kembali tumbuh hingga 15 persen.

Baca juga: Mengenal Rutena, Aplikasi Pendataan Rumah Rusak Akibat Bencana

"Pasca kenaikan BBM kemarin bahan material sudah naik lagi sekitar 15 persen. Kalau secara harga rumah, kenaikan produksi bisa sekitar 8-10 persen," ucap Totok.

Kondisi tersebut dinilai sangat memberatkan pengembang properti subsidi untuk terus melanjutkan pembangunan rumah murah.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada awal tahun 2022 telah mensosialisasikan kenaikan harga rumah subsidi sebesar 7 persen.

Lanjut Totok, pihaknya mendapatkan informasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bahwa sesuai aturan undang-undang perpajakan yang baru, penetapan harga rumah subsidi termasuk batasan penghasilan penerima subsidi harus menunggu penetapan Peraturan Pemerintah (PP) turunan dari UU harmonisasi peraturan perpajakan.

Sedangkan saat ini, PP tersebut masih berupa Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang sudah diharmonisasi. Akan tetapi masih membutuhkan persetujuan dari 21 menteri terkait.

Baca juga: Apa Beda Rumah Cluster dengan Townhouse? Ini Jawabannya

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.