Serupa SIM, Sertifikat Tanah Bakal Dilengkapi Foto Pemilik? Ini Tindak Lanjutnya

Kompas.com - 07/07/2022, 06:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana sertifikat tanah yang dilengkapi foto pemilik, serupa SIM dan Paspor, terus mengemuka.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto saat berkunjung ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi pada Rabu (6/7/2022).

"Ini hanya keinginan masyarakat. Itu ada foto, sehingga kalau ngurus itu tidak bisa diwakilkan orang lain," katanya.

Saat ini pihaknya tengah mengevaluasi permintaan masyarakat terkait pencantuman foto pada sertifikat tanah.

"Itu masih kita evaluasi karena harapan saya supaya pemiliknya itu bisa mengurus sendiri di kantor," cetus Hadi.

Baca juga: Menteri Hadi Pertimbangkan Usulan Sertifikat Tanah Dilengkapi Foto Pemilik

Pemasangan foto pemilik bertujuan untuk menghindari terjadinya permasalahan permasalahan tanah, yang mencakup tumpang tindih sertifikat, sertifikat ganda, sertifikat hilang, dan lain sebagainya.

"Ini juga bisa untuk menghindari calo," tambah Hadi.

Dalam kesempatan yang sama, Hadi meminta Kantor Pertanahan (Kantah) Tipe A buka setiap hari untuk memudahkan masyarakat yang masih harus bekerja pada hari Senin-Jumat.

"Saya minta kantor yang tipe A buka Sabtu dan Minggu. Jadi yang masih bekerja Senin-Jumat itu hari Sabtu-Minggu bisa ngurus sendiri," Hadi kembali menjelaskan.

Selain itu, Hadi juga mengimbau masyarakat untuk mengurus sertifikat tanahnya secara mandiri.

Baca juga: Nama Jalan di Jakarta Berubah, Bagaimana Status Sertifikat Tanah Masyarakat?

Dia menjamin prosesnya akan dipermudah dan tidak ada pungutan liar (pungli) selama mengurus sertifikat tanah.

"Makanya saya minta kasih karpet merah biar dilayani khusus. Gak ada pungli di sini. Dan jangan lupa kalau ada pungli, laporkan ke saya," tegas Hadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.