Kompas.com - 08/12/2021, 21:30 WIB
Ilustrasi jalan tol. Dok. PT Jasmarga Related Business (JMRB).Ilustrasi jalan tol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia dinilai masih sangat minim. Padahal banyak keuntungan yang bisa didapatkan.

Dalam Webinar Indonesia’s Toll Road Infrastructure Competitiveness In Global Prespective, Rabu (8/12/2021), Presiden Direktur PT Marga Utama Nusantara Danni Hasan menyampaikan dalam tujuh tahun terakhir (2014-2021), Indonesia telah membangun 1.506 kilometer jalan tol.

“Dalam kurun waktu tersebut, perkembangannya sangat pesat bila dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni antara tahun 1978 hingga 2014, hanya 930 kilometer jalan tol yang berhasil dibangun di Indonesia,” paparnya.

Baca juga: Jalan Tol di Indonesia Janjikan Banyak Keuntungan bagi Investor

Namun, ia mengakui keterlibaan sektor swasta masih sangat sedikit karena pengelolaan jalan tol di Indonesia masih didominasi oleh badan usaha milik negara (BUMN).

Hal ini terlihat nyata dalam pembangunan Tol Trans-Jawa (2014-2021), di mana sebagian besar tahapan pembangunannya ditangani oleh operator dan kontraktor BUMN.

Dari 20 ruas tol yang ada, 17 di antaranya dibangun oleh operator dan kontraktor BUMN yakni sekitar 426 kilometer dari 583 kilometer.

"Sebagian besar didanai melalui bank domestik,” imbuh Danni.

Ini menunjukkan keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia masih sangat rendah.

Karena itu, pemerintah memberikan dorongan untuk perusahaan di sektor swasta bisa turut mengambil bagian dalam pembangunan tol nantinya.

“Salah satu masalah yang kerap dihadapi oleh perusahaan-perusahaan swasta yang ingin terlibat dalam pembangunan infastruktur tol adalah masalah dana. Sayangnya, sponsor di dalam negeri sangat terbatas,” papar Danni.

Untuk mengatasi masalah ini, solusi yang Danni tawarkan adalah mencari investor dari luar negeri baik dengan sistem hybrid maupun kepemilikan 100 persen oleh investor asing.

“Investasi dalam pembangunan jalan tol sangat menjanjikan karena merupakan aset yang tahan dalam berbagai kondisi ekonomi. Karena itu, ini adalah peluang bagi sektor swasta,” tandasnya.

PT Margautama Nusantara sendiri merupakan perusahaan swasta yang mengelola empat jalan tol di Indonesia yakni Ruas Tol Sepong-Pondok Aren, Ruas Tol Layang AP Pettarani, Tol Makassar Seksi IV dan Tol Makassar Metro Network.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.