Kompas.com - 25/10/2021, 19:30 WIB
Penandatanganan Kerja Sama antara Kementerian ATR/BPN dengan PT Pertamina (Persero) ditandatangani oleh Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Suyus Windayana dan Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), Dedi Sunardi dan disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto. Dok. Kementerian ATR/BPN.Penandatanganan Kerja Sama antara Kementerian ATR/BPN dengan PT Pertamina (Persero) ditandatangani oleh Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Suyus Windayana dan Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), Dedi Sunardi dan disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan menyertifikatkan 62 bidang tanah seluas 15.926.224 meter persegi milik PT Pertamina (Persero).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto mengungkapkan, aset Pertamina ini tersebar di 17 provinsi dan 33 kabupaten/kota di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami siap melakukan itu dan tentunya ke depan nanti ada suatu kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN dengan Pertamina," terang Himawan dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Senin (25/10/2021).

Himawan mengungkapkan, percepatan pendaftaran tanah yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN tidak hanya untuk masyarakat, melainkan juga aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut dia, pendaftaran tanah terus dilakukan dengan tujuan untuk meminimalisasi terjadinya masalah pertanahan di kemudian hari.

Untuk mendaftarjan tanahnya, Kementerian ATR/BPN telah menandatangani kerja sama yang dilakukan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Suyus Windayana dengan Direktur Penunjang Bisnis Pertamina Dedi Sunardi.

Baca juga: PLN Terima 20.000 Sertifikat Tanah dari BPN dengan Total Aset Rp 6,3 Triliun

Untuk melaksanakan pendaftaran tanah milik Pertamina, dia berharap adanya suatu rencana aksi (action plan) yang lebih detail serta pembahasan secara intens.

Selain itu, dengan adanya perjanjian kerja sama ini akan memunculkan benefit (keuntungan) bagi kedua belah pihak.

"Kita juga harus korelasi target-target yang akan dilaksanakan bersama agar program Kementerian ATR/BPN dapat terus berjalan dan semoga Pertamina semakin baik dalam menata asetnya," lanjut Himawan.

Sementara itu, Dedi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN karena selalu membantu Pertamina, mulai dari pengadaan, penyelesaian sengketa, hingga sertifikasi tanah.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.