Kompas.com - 28/01/2021, 10:56 WIB

JAKARTA. KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penataan dan pemulihan kawasan Puncak dan sekitarnya rampung dalam waktu tiga tahun.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur yang kemudian disingkat Jabodetabek-Punjur.

"Target kita dalam waktu dua sampai tiga tahun ke depan akan membuat Puncak hijau kembali," kata Direktur Jenderal Pengendalian dan Pemanfaatan Tanah dan Ruang (Dirjen PPTR) Kementerian ATR/BPN, Budi Situmorang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/01/2021).

Budi menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk mempercepat penataan dan pemulihan kawasan Puncak dan sekitarnya tersebut.

Baca juga: Ini Ancaman Pidana Bagi Penyebab Banjir Puncak dan Pelanggar Tata Ruang

Sejumlah langkah telah dilakukan seperti membentuk tim koordinasi yang anggotanya terdiri dari antar lembaga dan pemangku kebijakan.

Budi beralasan, dibentuknya tim koordinasi ini sangat penting salah satunya untuk mengurangi ego sektoral yang selama ini biasa terjadi antar lembaga. Hal itu tentu saja dapat menghambat selesainya penataan dan pemulihan ini.

"Khusus untuk merapikan Jabodetabek-Punjur, kita sudah bentuk tim koordinaasi yang kemudian kita sebut Project Manajement Officer (PMO) yang berfungsi dalam melakukan peningkatan koordinasi, sinkronisasi dan keterpaduan pembangunan," kata dia.

Dengan kerja sama melalui PMO ini diharapkan juga dapat dilakukan pengembangan dan pemantapan kawasan budi daya dengan tetap memperhatikan aspek daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup serta aspek berkelanjutan ekologis.

"Tentunya harus sesuai kriteria teknis dengan mempertimbangkan faktor fisik lingkungan, ekonomi, sosial dan budaya serta harus sesuai dengan prinsip Zero Delta Q Policy terhadap setiap kegiatan budi daya terbangun," tutur Budi.

Selain itu, pihaknya juga telah mendorong penguatan partisipasi dari masyarakat dalam proyek ini. Termasuk melakukan pendekatan dengan asosiasi hotel dan restoran di sekitar wilayah tersebut.

"Kami sudah lakukan juga pendekatan dengan persatuan hotel dan restoran di sana, kita minta semua hotel dan restoran untuk menanam pohon" tutur Budi.

Lebih jauh Budi mengatakan penataan dan pemulihan kawasan merupakan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di kawadan Puncak dan sekitarnya.

"Hal ini kami lakukan dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan yang dapat menjamin tetap berlangsungnya penyediaan air tanah dan air permukaan, konservasi air dan tanah, serta menanggulangi banjir," tuntas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.