Kompas.com - 10/08/2022, 21:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  - Stek adalah perbanyakan tanaman dengan cara memotong bagian tubuh tanaman induk, kemudian ditanam menjadi tanaman muda.

Salah satu tanaman yang bisa diperbanyak dengan cara stek adalah singkong. Stek tanaman singkong relatif mudah. Tanaman muda yang tumbuh juga memiliki sifat unggul yang sama persis seperti induknya.

Lantas, bagaimana cara menyetek tanaman singkong? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Baca juga: 3 Jenis Stek Tanaman, Bisa Menggunakan Akar, Batang, atau Daun

Syarat tanaman yang akan distek

Sebelum mengulas lebih lanjut seputar cara menyetek tanaman singkong, penting mengetahui lebih dulu syarat tanaman yang bisa distek.

Menurut keterangan dalam situs Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Rabu (10/8/2022), berikut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi tanaman yang akan distek.

  1. Tanaman yang akan distek harus berasal dari varietas unggulan.
  2. Umur tanaman kurang dari tiga bulan agar hasil stek lebih optimal.
  3. Bahan stek mempunyai pucuk agar lebih cepat beradaptasi pada lingkungan.
  4. Tanaman induk sehat dan memiliki pertumbuhan normal. Ciri tanaman sehat bisa terlihat dari vigor kuat dan bebas hama serta penyakit.
  5. Tanaman yang distek dalam keadaan segar.

Baca juga: Tidak Sulit, Ini 4 Cara Stek Tanaman Buah

Cara menyetek tanaman singkong

Gambar Tanaman singkongvecteezy.com/supermoo Gambar Tanaman singkong

Singkong merupakan tanaman palawija yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Dikutip dari buku Budidaya Tanaman Singkong dan Peluang Bisnisnya, budi daya singkong dilakukan menggunakan stek batang.

Batang yang ditanam akan berkecambah dan tumbuh menjadi tanaman baru. Waktu perkecambahan sangat dipengaruhi varietas yang diperbanyak.

Karakteristik bibit singkong yang berkualitas, antara lain: 

Baca juga: Jenis Penyakit pada Tanaman Singkong dan Cara Pengendaliannya

  • Termasuk bibit murni.
  • Berasal dari varietas unggul.
  • Bibit dari tanaman singkong umur tujuh sampai 14 bulan.
  • Bagian yang digunakan untuk bibit adalah pangkal batang dan bagian tengah batang.
  • Panjang stek sekitar 20-25 sentimeter dan mempunyai setidaknya 10 mata tunas.
  • Diameter stek sekitar 1,5 sampai cm.
  • Bibit tidak rusak sehingga pertumbuhannya optimal.

Sementara itu, menurut penjelasan dalam Cybex Kementerian Pertanian, berikut langkah stek tanaman singkong yang benar: 

Baca juga: 5 Hama yang Merusak Tanaman Singkong

  1. Pilih batang singkong yang subur sesuai dengan kriteria yang sudah disebutkan.
  2. Potong bagian batang yang akan digunakan untuk bibit. Teknik memotongnya adalah membalik batang singkong dengan pangkal di atas, kemudian potong tiga bagian pangkal menggunakan parang.
  3. Lukai pangkal setiap batang untuk merangsang pertumbuhan akar.
  4. Tanam bibit tersebut pada media tanam yang subur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.