Kompas.com - 05/02/2021, 19:14 WIB
Ilustrasi tanaman cabai. UNSPLASH/NICK ARTMANIlustrasi tanaman cabai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meskipun terlihat mudah, namun merawat tanaman cabai memiliki berbagai tantangan, mulai dari suhu serta paparan sinar matahari, hingga serangan hama dan penyakit yang dapat mematikan tanaman cabai.

Dikutip dari kanal Youtube Taman Inspirasi, Jumat (5/2/2021), pada musim panas akan ada ledakan hama, dan ketika musim hujan akan banyak penyakit yang menyerang tanaman cabai terutama yang berkaitan dengan jamur.

Kondisi lingkungan yang lembab dan basah menjadi kondisi yang membuat jamur bertumbuh dengan baik.

Baca juga: Mengapa Tanaman Cabai Menguning dan Rontok? Ini Sebabnya

Di musim hujan, penyakit jamur akan mendominasi salah satunya penyakit anthracnose atau patek. Penyakit ini harus diperhatikan secara detail agar bisa dilakukan pengobatan.

Tanaman cabai akan rentan terkena penyakit ini ketika musim tanam terutama pada tanaman yang sudah besar buahnya sehingga ketika ingin dipanen buah mengering dan busuk. Pada musim hujan, penyakit ini merusak cukup parah sekitar 80 sampai 100 persen.

Penyakit Anthracnose atau patek merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur yang berkembang saat musim hujan.

Untuk mengatasinya, Anda harus mengurangi kelembaban saat musim hujan, yakni dengan memasang atap plastik di atas tanaman cabai.

Baca juga: Trik Membuat Tanaman Cabai Tumbuh Lebat

Merusak semua bagian tanaman

Tanaman cabai yang terserang penyakit ini akan berdampak pada semua bagian, yakni ranting, cabang, daun, dan buah.

Penyerangannya pun dimulai dari fase perkecambahan, fase vegetatif atau pertumbuhan, hingga masa generatif atau pembuahan. Jamur ini akan menginfeksi dinding sel tanaman sehingga merusak di setiap fase tanaman cabai.

Misalnya ketika fase perkecambahan akan mengakibatkan cabai gagal berkecambah, sedangkan pada fase generatif menyebabkan buah busuk dan mengering.

Gejala penyakit ini ditandai dengan bercak melingkar, cekung berwarna cokelat pada buah cabai. Pada perkembangannya, akan lebih menyebar sehingga membuat buah membusuk, kering dan mati.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X