Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

AS Masukan Tentara Bayaran Wagner Rusia ke Daftar Hitam Penganiayaan Agama

Kompas.com - 05/12/2022, 21:16 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) memasukan Grup Wagner Rusia ke daftar hitam penganiaya agama, membuka peluang untuk pemberian sanksi baru.

“Di seluruh dunia, pemerintah dan aktor non-negara melecehkan, mengancam, memenjarakan, dan bahkan membunuh individu karena keyakinan mereka,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan pada Jumat (3/12/2922) dilansir dari Al Jazeera.

“Amerika Serikat tidak akan tinggal diam menghadapi pelanggaran (kebebasan beragama) ini.”

Baca juga: Mantan Jenderal Marinir AS Disebut Bekerja untuk Tentara Bayaran Rusia Grup Wagner

Kelompok Wagner dituduh terlibat terlibat dalam pelanggaran di Republik Afrika Tengah, di mana hampir 10 tahun pertumpahan darah terkait agama.

Tentara bayaran Rusia juga disebut terlibat di Mali dan dituduh melakukan pelanggaran HAM di Libya, Suriah, dan Ukraina.

Bersama dengan Wagner, AS juga memasukan Kuba dan Nikaragua sebagai “Negara dengan Perhatian Khusus” di bawah daftar yang ditinjau tiap tahun tersebut.

Artinya, dua negara dengan pemimpin otoriter itu dapat dikenai tindakan lanjutan meski sudah berada di bawah sanksi AS sebelumnya.

Presiden Nikaragua Daniel Ortega dinilai semakin otoriter karena menekan Gereja Katolik, yang dituduhnya mendukung protes anti-pemerintah pada 2018. Opresi ini dilaporkan telah mengorbankan ratusan nyawa.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Makin Terungkap ke Publik, Grup Wagner Resmikan Kantornya di St Petersburg

Penunjukan Kuba memperlihatkan adanya tekanan baru dari pemerintahan Presiden Joe Biden kepada pemerintah di pulau itu.

Kebijakan itu berkebalikan dengan upaya Presiden Demokrat sebelumnya Barack Obama, yang berusaha mencari “jalan damai” dengan musuh bebuyutan AS.

Halaman:
Sumber Al Jazeera
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini Setahun Lalu, Ukraina Masih Menyangkal Rusia Akan Melancarkan Invasi

Hari Ini Setahun Lalu, Ukraina Masih Menyangkal Rusia Akan Melancarkan Invasi

Global
Siswa Laki-laki Pingsan saat Ujian, Gugup karena Satu Ruangan Perempuan Semua

Siswa Laki-laki Pingsan saat Ujian, Gugup karena Satu Ruangan Perempuan Semua

Global
Peringatan Valentine Unik, Menamai Kecoa dengan Nama Mantan

Peringatan Valentine Unik, Menamai Kecoa dengan Nama Mantan

Global
China Makin Terkepung, AS Dapat Akses 4 Pangkalan Militer Filipina

China Makin Terkepung, AS Dapat Akses 4 Pangkalan Militer Filipina

Global
Junta Myanmar Perpanjang Keadaan Darurat, Pemilu Ditunda

Junta Myanmar Perpanjang Keadaan Darurat, Pemilu Ditunda

Global
Microsoft Rangkul Open AI, Begini Cara Google Menghadapi

Microsoft Rangkul Open AI, Begini Cara Google Menghadapi

Global
Rusia Rencanakan Serangan Besar Tepat Setahun Invasi Ukraina, 500.000 Pasukan Siap Siaga

Rusia Rencanakan Serangan Besar Tepat Setahun Invasi Ukraina, 500.000 Pasukan Siap Siaga

Global
Lima Kebijakan Beberapa Negara untuk Tangani Populasi yang Menua

Lima Kebijakan Beberapa Negara untuk Tangani Populasi yang Menua

Global
FBI Geledah Rumah Singgah Biden, Cari Apa Lagi?

FBI Geledah Rumah Singgah Biden, Cari Apa Lagi?

Global
Cerita Perempuan yang Sewakan Rahimnya untuk Mengandung Bayi Selebritas

Cerita Perempuan yang Sewakan Rahimnya untuk Mengandung Bayi Selebritas

Global
Ada Kapal Terjebak Lagi di Terusan Suez

Ada Kapal Terjebak Lagi di Terusan Suez

Global
Nikki Haley Saingi Trump Maju Jadi Capres AS 2024 dari Partai Republik

Nikki Haley Saingi Trump Maju Jadi Capres AS 2024 dari Partai Republik

Global
Pasutri Israel Tinggalkan Bayinya di Meja 'Check-In' Bandara karena Tak Punya Tiket untuk Anak Itu

Pasutri Israel Tinggalkan Bayinya di Meja "Check-In" Bandara karena Tak Punya Tiket untuk Anak Itu

Global
Bom Bunuh Diri di Masjid Kantor Polisi Pakistan Diduga Dibantu Orang Dalam

Bom Bunuh Diri di Masjid Kantor Polisi Pakistan Diduga Dibantu Orang Dalam

Global
Rangkuman Hari Ke-343 Serangan Rusia ke Ukraina: Polandia Siap Kirim Jet F-16 | Penggeledahan Koruptor di Kyiv

Rangkuman Hari Ke-343 Serangan Rusia ke Ukraina: Polandia Siap Kirim Jet F-16 | Penggeledahan Koruptor di Kyiv

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+