Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/11/2022, 22:23 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat (25/11/2022) mengatakan kepada sekelompok ibu yang putranya bertempur di Ukraina, dia turut merasakan rasa sakit bersama mereka yang kehilangan anggota keluarga dalam konflik tersebut.

Pidato itu diucapkan menjelang Hari Ibu yang akan diperingati Rusia pada Minggu (27/11/2022), dan di tengah meningkatnya amarah dari keluarga tentara Rusia setelah pengerahan militer yang kacau.

"Saya ingin Anda tahu: saya pribadi dan seluruh pemimpin negara ikut merasakan rasa sakit ini," kata Putin kepada ibu-ibu Rusia di kediamannya di dekat Moskwa.

Baca juga: Keluarga Tentara Rusia yang Direkrut Buka Suara, Mencemooh Putin karena Bersembunyi

"Kami memahami bahwa tidak ada yang dapat menggantikan kehilangan seorang putra, seorang anak," lanjutnya dalam sambutan pembukaan yang hanya berlangsung beberapa menit.

"Saya tidak berani mengatakan hal-hal yang formal dan standar terkait menyampaikan belasungkawa," katanya.

Dia menambahkan, beberapa berita tentang serangan Moskwa di Ukraina tidak dapat dipercaya.

"Ada banyak berita palsu, penipuan, dan kebohongan," ujarnya, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca juga: KTT G20: Apa yang Terjadi jika Putin Hadir?

Putin, yang menerapkan undang-undang melarang kritik publik terhadap serangan di Ukraina, mengatakan kepada para perempuan di Rusia bahwa mereka harus waspada terhadap apa yang dibaca di internet.

“Jelas bahwa hidup lebih kompleks dari apa yang ditampilkan di layar TV kita atau bahkan di internet, tidak ada yang bisa dipercaya di sana,” ucap Putin.

Sebelumnya pada Jumat juga, juru bicara Putin yaitu Dmitry Peskov menyampaikan, sisa diskusi akan ditampilkan tergantung pada percakapan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Televisi negara menayangkan gambar Putin duduk di meja dengan 17 ibu, dalam pertemuan pertama sejak Presiden Rusia itu mengerahkan pasukan ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

"Saya sepenuhnya memahami bahwa bagi Anda, dan bagi banyak wanita lain di Rusia yang putranya saat ini berada di zona pertempuran, ini bukan waktu yang bagus," imbuh pria berusia 70 tahun itu, mengacu pada Hari Ibu.

Baca juga: Putin Mulai Rekrut Mantan Narapidana sebagai Pasukan Cadangan Rusia untuk Perang di Ukraina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+