Kompas.com - 11/08/2022, 19:46 WIB

BEIJING, KOMPAS.com – Sejumlah kapal fregat milik China menggelar latihan selama tiga hari di Laut China Selatan.

Laporan latihan militer tersebut diwartakan oleh stasiun televisi pemerintah China, CCTV, pada Kamis (11/8/2022), sebagaimana dilansir Reuters.

CCTV tidak merinci apakah latihan ini terkait dengan serangkaian latihan di sekitar Taiwan yang berakhir pada Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Di Tengah Ketegangan, Kapal Induk Bertenaga Nuklir AS Berlayar ke Laut China Selatan dari Singapura

China sebelumnya menggelar latihan militer di sekitar Selat Taiwan selama beberapa hari sebagai tanggapan atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu menuding China berusaha menguasai Laut China Timur dan Laut China Selatan melalui Selat Taiwan.

“China tampaknya menargetkan Taiwan sekarang, tetapi aktivitasnya di seluruh dunia telah menunjukkan bahwa motivasinya jauh melampaui Taiwan,” kata Wu kepada wartawan di Taipei, Selasa (9/8/2022).

Baca juga: AS Tegaskan Bela Filipina di Laut China Selatan

“China sekarang bertekad untuk menghubungkan Laut China Timur dan Laut China Selatan dengan Selat Taiwan sehingga seluruh wilayah ini akan menjadi perairan internalnya. Dan niatnya tidak akan berhenti di situ,” sambung Wu.

Wu menambahkan, perilaku China terhadap Taiwan hanyalah sebuah dalih, sebagaimana dilansir Nikkei Asia.

“Niat sebenarnya di balik latihan militer ini adalah untuk mengubah status quo di Selat Taiwan dan seluruh kawasan,” papar Wu.

Baca juga: Kapal Hong Kong Terbelah di Laut China Selatan, 12 Jasad Ditemukan, 26 Awak Hilang

Wu menuturkan, garis tengah Selat Taiwan selama beberapa dekade menjadi penjaga status quo kawasan.

“Dan China sedang mencoba untuk menghancurkannya,” tuding Wu.

Dia menambahkan, Taiwan menyerukan kepada komunitas internasional dan mitranya untuk memastikan garis tengah Selat Taiwan tetap menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Baca juga: Detik-detik Penyelamatan Kru Kapal Hong Kong yang Terbelah di Laut China Selatan Dihantam Topan Chaba

Berita video "Taiwan Sebut China Berusaha Kuasai Laut China Selatan" dapat disimak di bawah ini


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Ini Ceritakan Pengalaman Rawat Inap di RS Mewah, Menu Serba Lobster dan Serasa Menginap di Hotel

Wanita Ini Ceritakan Pengalaman Rawat Inap di RS Mewah, Menu Serba Lobster dan Serasa Menginap di Hotel

Global
Tindik Hidung Pria Ini Hilang 5 Tahun Lalu, Ternyata Ditemukan di Paru-paru

Tindik Hidung Pria Ini Hilang 5 Tahun Lalu, Ternyata Ditemukan di Paru-paru

Global
Pria Beruntung Ini Menang Lotre Rp 45 Miliar Tak Lama Setelah Saudaranya Jackpot Rp 15 Miliar

Pria Beruntung Ini Menang Lotre Rp 45 Miliar Tak Lama Setelah Saudaranya Jackpot Rp 15 Miliar

Global
Perang Melawan Narkoba di Filipina Tak Akan Berhenti, tapi Caranya Berbeda

Perang Melawan Narkoba di Filipina Tak Akan Berhenti, tapi Caranya Berbeda

Global
Topan Noru Dekati Filipina, Siaga Tinggi Diumumkan

Topan Noru Dekati Filipina, Siaga Tinggi Diumumkan

Global
Badai Super Typhoon Noru Dilaporkan Bergerak Menuju Filipina

Badai Super Typhoon Noru Dilaporkan Bergerak Menuju Filipina

Global
Menengok Tempat Peristirahatan Terakhir Ratu Elizabeth II

Menengok Tempat Peristirahatan Terakhir Ratu Elizabeth II

Global
PM Pakistan Kecam Keras Perubahan Iklim, Minta Konsekuensi Global Terkait Banjir

PM Pakistan Kecam Keras Perubahan Iklim, Minta Konsekuensi Global Terkait Banjir

Global
Zelensky Tawarkan Jaminan bagi Tentara Rusia yang Menyerah

Zelensky Tawarkan Jaminan bagi Tentara Rusia yang Menyerah

Global
Indonesia Minta Dukungan Portugal untuk Pencalonan Anggota Dewan ITU

Indonesia Minta Dukungan Portugal untuk Pencalonan Anggota Dewan ITU

Global
Indonesia Jajaki Penggunaan Jalur Fiber Optik Portugal ke Amerika

Indonesia Jajaki Penggunaan Jalur Fiber Optik Portugal ke Amerika

Global
Kisah Pelatih Sepak Bola Profesional Kini Jadi Penjual Nasi Bungkus di Kampus

Kisah Pelatih Sepak Bola Profesional Kini Jadi Penjual Nasi Bungkus di Kampus

Global
Berbicara ke Warga Rusia, Zelensky: Putin Sengaja Kirim Kalian ke Kematian

Berbicara ke Warga Rusia, Zelensky: Putin Sengaja Kirim Kalian ke Kematian

Global
Putin Ancam 10 Tahun Penjara Tentara Rusia jika Tolak Berperang

Putin Ancam 10 Tahun Penjara Tentara Rusia jika Tolak Berperang

Global
Keluh Kesah Menlu Rusia soal Ukraina di Sidang Umum PBB

Keluh Kesah Menlu Rusia soal Ukraina di Sidang Umum PBB

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.