Kompas.com - 04/07/2022, 18:36 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Guangdong Maritime Search and Rescue Centre China pada Senin (4/7/2022) menemukan 12 jasad dari kapal Hong Kong yang terbelah dan karam di Laut China Selatan.

Sementara itu 26 awak masih hilang. Kapal industri tersebut tenggelam 296 kilometer di barat daya Hong Kong setelah mengalami kerusakan berat dan terbelah menjadi dua akibat dihantam topan Chaba.

"Pada pukul 15.30 pada tanggal 4 Juli, pasukan penyelamat menemukan dan memgambil 12 mayat, yang diduga korban tenggelam, di daerah sekitar 50 mil laut barat daya dari lokasi kapal itu tenggelam," kata Guangdong Maritime Search and Rescue Centre dikutip dari kantor berita AFP.

Baca juga: Detik-detik Penyelamatan Kru Kapal Hong Kong yang Terbelah di Laut China Selatan Dihantam Topan Chaba

"Departemen terkait sedang meningkatkan pekerjaan untuk konfirmasi identitas," tambah pemberitahuan itu.

Sebanyak tiga orang telah diselamatkan pada Sabtu (2/7/2022) dan satu lagi pada Senin dini hari, menurut media pemerintah China, sehingga menyisakan 26 orang yang masih belum ditemukan.

Tayangan dramatis yang disediakan oleh otoritas Hong Kong menunjukkan seseorang diterbangkan ke helikopter, sementara ombak menghantam dek kapal yang hampir tenggelam.

Baca juga:

Topan Chaba terbentuk di bagian tengah Laut China Selatan dan pada Sabtu sore menghantam provinsi Guangdong, China selatan.

Tim penyelamat di Hong Kong diberitahu tentang insiden tersebut pada Jumat 1 Juli pukul 07.25 waktu setempat, dan menemukan kapal di dekat pusat topan Chaba.

Kondisi cuaca buruk dan angin kencang di dekatnya membuat operasi lebih sulit dan berbahaya, kata Guangdong Maritime Search and Rescue Centre.

Saat ini tujuh pesawat, 246 kapal, dan 498 kapal penangkap ikan telah dikirim untuk mencari orang hilang dari kapal Hong Kong yang terbelah itu, kata pernyataan pada Senin (4/7/2022).

Baca juga: USS Samuel B Roberts, Kapal Karam Terdalam di Dunia Akhirnya Terlihat dalam Peristirahatan Terakhirnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.