Kompas.com - 21/07/2022, 17:05 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Ibu negara Ukraina Olena Zelenska pada Rabu (20/7/2022) berbicara secara emosional di hadapan para anggota parlemen Amerika Serikat (AS).

Ia meminta lebih banyak senjata untuk melawan Rusia, dan mengatakan bahwa dirinya berbicara mewakili jutaan orangtua yang mengkhawatirkan anak-anak mereka.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky turut hadir secara virtual di hadapan Kongres AS dengan menampilkan gambar-gambar mengerikan akibat perang.

Baca juga: Ibu Negara Ukraina Buat Permohonan Berapi-api untuk Lebih Banyak Pasokan Senjata di Hadapan Kongres AS

Dengan mengacu kepada petunjuk dari suaminya, Zelenska yang hadir secara langsung menunjukkan foto anak-anak ceria yang dibunuh atau terluka oleh serangan Rusia.

Salah satu yang dincontohkan adalah Liza Dmitrieva, balita berusia empat tahun pengidap Down Syndrome yang direkam oleh ibunya dalam keadaan bahagia satu jam sebelum tewas akibat serangan Rusia pekan lalu di Kota Vinnytsia.

"Kami ingin setiap ayah dan ibu dapat memberitahu anak mereka, 'Tidurlah dengan tenang, tidak akan ada lagi serangan udara, tidak ada lagi serangan rudal.' Apakah ini terlalu banyak untuk diharapkan?" ucap Zelenska dikutip dari kantor berita AFP.

Zelenska banyak berlindung sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, tetapi sekarang lebih sering tampil di depan publik. Ia mengaku, sebagai ibu negara tidak biasa untuk meminta senjata, tetapi ini harus dilakukan.

Baca juga:

"Bantu kami menghentikan teror terhadap warga Ukraina ini," ujarnya seraya meminta sistem pertahanan udara agar roket tidak membunuh anak-anak di kereta bayi.

Dia menyinggung tragedi serangan teroris 11 September dan seruan Deklarasi Kemerdekaan AS agar semua orang menikmati kehidupan, kebebasan, dan mengejar kebahagiaan.

Presiden AS Joe Biden yang ditemui Zelenska pada Selasa (19/7/2022) dan Kongres AS sama-sama sangat antusias memasok senjata ke Ukraina, dan menyetujui paket bantuan 40 miliar dollar AS (Rp 600 triliun) pada Mei.

Namun, seriring pasukan Rusia yang terus maju di timur, Ukraina menginginkan pasokan senjata yang lebih stabil termasuk roket presisi jarak jauh.

Anggota parlemen AS memuji Zelenska saat dia mengucapkan terima kasih atas bantuan "Negeri Paman Sam" dan berkata, "Saat Rusia membunuh, Amerika menyelamatkan."

Baca juga: Kenapa Amerika Disebut Negeri Paman Sam dan Siapa Uncle Sam?


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.