Korea Utara Diduga Lepas Air Bendungan Tiba-tiba, Korea Selatan Desak Warga Mengungsi dari Perbatasan

Kompas.com - 05/07/2022, 17:02 WIB

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara tampaknya melepaskan air dari bendungan di dekat perbatasannya dengan Korea Selatan, mendorong wisatawan di negara tetangga itu untuk mengungsi karena naiknya permukaan air di Sungai Imjin.

Ketinggian air di sebuah jembatan di sungai di daerah perbatasan Selatan Yeoncheon melebihi 1 meter pada Senin (4/7/2022) sore, mengharuskan pengunjung di tepi sungai untuk mengungsi, data pemerintah menunjukkan.

Baca juga: Investigasi Korea Utara Salahkan “Benda Asing dari Selatan” sebagai Penyebab Wabah Covid-19

"Korea Utara tampaknya telah melepaskan air dari bendungan Hwanggangnya," kata seorang pejabat di kementerian unifikasi Korea Selatan yang menangani urusan antar-Korea kepada Reuters pada Selasa (5/7/2022).

Kabupaten Yeoncheon mengatakan telah mengirim pesan waspada ke penduduk terdekat dan mengeluarkan peringatan untuk pindah ke daerah yang aman.

Tidak segera jelas berapa banyak orang yang harus pergi setelah dugaan pelepasan air dari bendungan negara tetangganya itu.

"Ketinggian air sekarang menurun setelah naik lebih dari 1,6 meter," kata seorang pejabat daerah Yeoncheon sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Korea Utara Klaim Menang Melawan Covid-19? Para Ahli Meragukannya

Korea Utara telah meningkatkan upaya untuk mencegah kerusakan akibat banjir dari hujan lebat baru-baru ini.

Korea Selatan telah berulang kali mendesak Korea Utara untuk memberikan pemberitahuan sebelum melepaskan air dari bendungan, saat sungai mengalir melalui Yeoncheon, tetapi Pyongyang tetap tidak merespon.

Pelepasan air dari bendungan pada 2009 mengakibatkan banjir di hilir yang menewaskan enam warga Korea Selatan.

Baca juga: 800 Keluarga di Korea Utara Sakit Usus Misterius, 1.600 Orang Terinfeksi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Negara Maju di Australia

Negara Maju di Australia

Internasional
Iran Tepis Punya Hubungan dengan Penikam Salman Rushdie, Ini yang Dikatakan

Iran Tepis Punya Hubungan dengan Penikam Salman Rushdie, Ini yang Dikatakan

Global
China Gelar Latihan Militer Lagi di Sekitar Taiwan Saat Anggota DPR AS Berkunjung

China Gelar Latihan Militer Lagi di Sekitar Taiwan Saat Anggota DPR AS Berkunjung

Global
Putin Janjikan Perluasan Hubungan Rusia dan Korea Utara ke Kim Jong Un

Putin Janjikan Perluasan Hubungan Rusia dan Korea Utara ke Kim Jong Un

Global
Mantan Presiden Afghanistan Sebut Kesepakatan Trump dan Taliban adalah Bencana

Mantan Presiden Afghanistan Sebut Kesepakatan Trump dan Taliban adalah Bencana

Global
Polisi Jepang Mabuk Tertidur di Jalan, Kehilangan Data Investigasi 400 Orang

Polisi Jepang Mabuk Tertidur di Jalan, Kehilangan Data Investigasi 400 Orang

Global
Risiko di PLTN Zaporizhzhia Ukraina Meningkat Setiap Hari akibat Diserang Rusia

Risiko di PLTN Zaporizhzhia Ukraina Meningkat Setiap Hari akibat Diserang Rusia

Global
Penembakan di Bandara Canberra: Pelaku Menembak Kaca hingga Buat Penumpang Berlarian

Penembakan di Bandara Canberra: Pelaku Menembak Kaca hingga Buat Penumpang Berlarian

Global
Satu Tahun Pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban: Warga Hampir Miskin Universal Sementara Dunia Berpaling

Satu Tahun Pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban: Warga Hampir Miskin Universal Sementara Dunia Berpaling

Global
Warga Ukraina Gotong Royong Bangun Ulang Rumah Warga

Warga Ukraina Gotong Royong Bangun Ulang Rumah Warga

Global
Freya, Walrus Terdampar yang Jadi Tontonan Warga Norwegia, Disuntik Mati

Freya, Walrus Terdampar yang Jadi Tontonan Warga Norwegia, Disuntik Mati

Global
Pria Bersenjata Tabrak Barikade Kompleks Gedung Capitol AS, Lepaskan Tembakan ke Udara Berkali-kali Lalu Bunuh Diri

Pria Bersenjata Tabrak Barikade Kompleks Gedung Capitol AS, Lepaskan Tembakan ke Udara Berkali-kali Lalu Bunuh Diri

Global
Ribuan Ikan Mati di Sungai Oder Jerman-Polandia Belum Pasti karena Racun

Ribuan Ikan Mati di Sungai Oder Jerman-Polandia Belum Pasti karena Racun

Global
Kondisi Salman Rushdie Usai Diserang, Lukanya Parah tapi Sudah Lepas Ventilator

Kondisi Salman Rushdie Usai Diserang, Lukanya Parah tapi Sudah Lepas Ventilator

Global
India Jadi Tempat Penyamaran Minyak Mentah Rusia untuk Dikirim ke AS

India Jadi Tempat Penyamaran Minyak Mentah Rusia untuk Dikirim ke AS

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.