Kompas.com - 02/07/2022, 14:53 WIB

KYIV, KOMPAS.com - Ukraina mulai mengekspor listrik ke Uni Eropa melalui Romania, kata Presiden Volodymyr Zelensky pada Kamis (30/6/2022).

Ekspor listrik Ukraina dilakukan setelah Rusia mengurangi pasikan gas ke Uni Eropa, karena blok tersebut mendukung Kyiv melawan invasi Moskwa.

Beberapa negara Eropa termasuk Italia dan Jerman sangat bergantung pada gas Rusia untuk kebutuhan energi mereka, tetapi kini terpaksa mencari alternatif karena Moskwa memangkas pengiriman.

Baca juga: 5 Hari Jokowi di Ukraina, Rusia, KTT G7, dan UEA: Curhat Putin hingga Rangkulan Biden

Berbicara pada Kamis (30/6/2022), Zelensky mengatakan bahwa Ukraina telah meluncurkan ekspor listrik yang signifikan ke wilayah Uni Eropa melalui Romania.

"Ini baru tahap pertama. Kami sedang bersiap untuk menambah pasokan," lanjutnya dikutip dari AFP.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tersenyum sambil mengepalkan kedua tangan saat Uni Eropa mengumumkan Ukraina sebagai negara kandidat anggota pada Kamis (23/6/2022). Dimasukkannya Ukraina sebagai negara kandidat anggota Uni Eropa terjadi di tengah perang Rusia-Ukraina.INSTAGRAM @zelenskiy_official Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tersenyum sambil mengepalkan kedua tangan saat Uni Eropa mengumumkan Ukraina sebagai negara kandidat anggota pada Kamis (23/6/2022). Dimasukkannya Ukraina sebagai negara kandidat anggota Uni Eropa terjadi di tengah perang Rusia-Ukraina.
Dia juga mengatakan, "Sebagian besar gas Rusia yang dikonsumsi oleh orang Eropa dapat digantikan."

"Ini bukan hanya masalah pendapatan ekspor bagi kami, ini masalah keamanan untuk seluruh Eropa."

Jaringan listrik Ukraina terhubung ke jaringan Eropa pada pertengahan Maret, sehingga membantu menjaga pasokan tetap mengalir di tengah perang Ukraina vs Rusia.

Baca juga:

Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen menulis di Twitter bahwa ekspor listrik Ukraina akan menyediakan sumber listrik tambahan untuk UE dan pendapatan yang sangat dibutuhkan untuk Ukraina.

"Jadi kita sama-sama diuntungkan," katanya.

Uni Eropa sangat mendukung Ukraina setelah invasi Rusia pada Februari. Blok beranggotakan 27 negara itu menjatuhkan serentetan sanksi ke Moskwa dan memberikan status kandidat anggota kepada Ukraina, sebagai langkah pertama menuju keanggotaan blok tersebut.

Baca juga: Ukraina Mulai Pasok Listrik ke Eropa, Akan Ambil Pasar Energi yang Ditinggalkan Rusia?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.