Kompas.com - 01/07/2022, 11:01 WIB

KYIV, KOMPAS.com - Ukraina mulai pasok listrik ke Eropa sebagai awal dari proses ekpor energi yang dapat membantu Eropa mengurangi ketergantungannya pada gas Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyinggung soal peluncuran transmisi listrik ke Rumania dengan volume 100 megawatt tersebut dalam pesan video malamnya pada Kamis (30/6/2022) sebagaimana dilansir Reuters.

Perdana Menteri Rumania Denys Shmyhal awalnya mengumumkan pada Rabu (29/6/2022) bahwa ekspor telah dimulai dari Ukraina, empat bulan setelah invasi Rusia.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-127 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, 10 Rudal Hantam Perumahan di Mykolaiv

Presiden Ukraina mengatakan dimulainya ekspor adalah "langkah penting lainnya dalam gerakan kami (Ukraina) menuju Uni Eropa".

"Berkat listrik Ukraina, sebagian besar gas Rusia yang digunakan oleh konsumen Eropa dapat diganti. Oleh karena itu, ini bukan hanya masalah pendapatan ekspor bagi kami, tetapi juga masalah keamanan untuk seluruh Eropa," kata Zelensky, 

"Biarkan saya mengingatkan Anda bahwa menghubungkan negara kita dengan sistem energi umum Uni Eropa sudah terjadi setelah perang (Rusia-Ukraina) dimulai. Ukraina sekarang melakukan hal-hal yang dulu tampak mustahil."

Ukraina mencapai kesepakatan pada pertengahan Maret untuk bergabung dengan Jaringan Operator Sistem Transmisi Eropa (ENTSO-E) sebagai pengamat, setelah jaringannya dikaitkan dengan jaringan Uni Eropa.

Baca juga: Gas dan Minyak Rusia: Berapa Besar Ketergantungan Dunia Padanya?

Baca juga: Daftar Negara yang Membeli Minyak Rusia, Konsumen Terbesar Ada di Asia

Baca juga: Putin: Rusia Dukung Upaya Indonesia Persiapkan KTT G20

ENTSO-E mengatakan minggu ini bahwa persiapan telah selesai untuk ekspor pertama dari Ukraina, bersama dengan listrik dari bekas Soviet Moldova, mulai 30 Juni - menggunakan interkoneksi dengan Rumania.

Perdagangan listrik di interkoneksi lain antara Ukraina dan Slovakia dan Ukraina dan Hongaria - serta antara Moldova dan Rumania akan segera menyusul, katanya.

Kelompok itu mengatakan total kapasitas perdagangan awalnya akan ditetapkan menjadi 100 MW pada tahap pertama.

Dalam pengumumannya sebelumnya, Perdana Menteri Shmyhal mengatakan potensi ekspor listrik Ukraina ke Eropa bisa mencapai 2,5 Gigawatt.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina | Rusia Tingkatkan Serangan setelah Jokowi Berkunjung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ukraina Terkini: Rusia Copot Komandan Armada Laut Hitam

Ukraina Terkini: Rusia Copot Komandan Armada Laut Hitam

Global
Israel dan Turkiye Resmi Pulihkan Hubungan Diplomatik Skala Penuh

Israel dan Turkiye Resmi Pulihkan Hubungan Diplomatik Skala Penuh

Global
Jaga Hubungan Baik, Myanmar Akan Impor Minyak dari Rusia

Jaga Hubungan Baik, Myanmar Akan Impor Minyak dari Rusia

Global
Kasus Pertama Penularan Cacar Monyet dari Manusia ke Anjing

Kasus Pertama Penularan Cacar Monyet dari Manusia ke Anjing

Global
Arah Hubungan AS-Taiwan di Bawah Rencana Kesepakatan Dagang Baru

Arah Hubungan AS-Taiwan di Bawah Rencana Kesepakatan Dagang Baru

Global
Taiwan Pamer F-16V, Jet Tempurnya yang Paling Canggih Dilengkapi Rudal

Taiwan Pamer F-16V, Jet Tempurnya yang Paling Canggih Dilengkapi Rudal

Global
Hubungan Korea Utara dan Donetsk, Wilayah Ukraina yang Diduduki Rusia, Kian Mesra

Hubungan Korea Utara dan Donetsk, Wilayah Ukraina yang Diduduki Rusia, Kian Mesra

Global
China Genjot Tingkat Kelahiran Warga Pakai Cara Baru

China Genjot Tingkat Kelahiran Warga Pakai Cara Baru

Global
Salman Rushdie Ditikam, Tersangka Terkejut Penulis Ayat-ayat Setan Itu Selamat

Salman Rushdie Ditikam, Tersangka Terkejut Penulis Ayat-ayat Setan Itu Selamat

Global
Kasus Wanita Saudi yang Dihukum 34 Tahun karena Cuitan Twitter

Kasus Wanita Saudi yang Dihukum 34 Tahun karena Cuitan Twitter

Global
Penyusup Bawa Panah Ingin Bunuh Ratu Elizabeth II di Kastil Windsor

Penyusup Bawa Panah Ingin Bunuh Ratu Elizabeth II di Kastil Windsor

Global
Di Ambang Krisis Demografi, China Ubah Kebijakan demi Tingkatkan Angka Kelahiran Lagi

Di Ambang Krisis Demografi, China Ubah Kebijakan demi Tingkatkan Angka Kelahiran Lagi

Global
Eks PM Malaysia Najib Razak Mulai Upaya Terakhir Batalkan Hukuman Korupsi 1MDB

Eks PM Malaysia Najib Razak Mulai Upaya Terakhir Batalkan Hukuman Korupsi 1MDB

Global
Pengakuan Tersangka Penyerang Salman Rushdie: Punya Kekaguman kepada Ayatollah Khomeini

Pengakuan Tersangka Penyerang Salman Rushdie: Punya Kekaguman kepada Ayatollah Khomeini

Global
Presiden Korea Selatan Kecam Negosiasi dengan Korea Utara Terdahulu: Cuma Pertunjukan Politik

Presiden Korea Selatan Kecam Negosiasi dengan Korea Utara Terdahulu: Cuma Pertunjukan Politik

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.