Israel Gusur Satu Keluarga Palestina di Sheikh Jarrah dan Hancurkan Rumahnya

Kompas.com - 20/01/2022, 23:30 WIB
Seorang warga Palestina menunjukkan foto keluarga dari puing-puing rumah yang dihancurkan aparat Israel di kawasan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur. REUTERS via BBC INDONESIASeorang warga Palestina menunjukkan foto keluarga dari puing-puing rumah yang dihancurkan aparat Israel di kawasan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

SHEIKH JARRAH, KOMPAS.com - Kepolisian Israel mengusir satu keluarga Palestina dan menghancurkan rumah mereka di kawasan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Para anggota kepolisian menyerbu rumah keluarga Salhiya sebelum fajar, menangkap beberapa orang sebelum buldoser masuk.

Sebelumnya terjadi ketegangan selama dua hari setelah kepala keluarga mengancam akan meledakkan rumahnya daripada pindah.

Baca juga: Bentrok Israel dan Palestina, Kenapa Kawasan Sheikh Jarrah Jadi Rebutan?

Aparat Israel mengatakan bangunan itu ilegal - klaim yang ditolak pihak keluarga - dan lahan itu dibutuhkan untuk pembangunan sekolah.

Kasus ini telah menarik perhatian internasional. Uni Eropa dan Inggris memperingatkan bahwa penggusuran di wilayah pendudukan adalah ilegal menurut hukum internasional dan telah memicu ketegangan di Yerusalem.

Baik Israel maupun Palestina saling mengeklaim kota kuno tersebut.

Israel - yang menduduki bagian timur yang sebelumnya dikuasai Yordania pada tahun 1967, dan menguasai seluruhnya pada tahun 1980 lewat langkah yang tidak diakui secara internasional - menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Sedangkan pemimpin Palestina menginginkan Yerusalem Timur - yang merupakan rumah bagi sekitar 350.000 warga Palestina dan 200.000 pemukim Yahudi - sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan.

Penggusuran pertama sejak 2017

Personel keamanan Israel berjaga di lokasi rumah warga Palestina yang dirubuhkan di kawasan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, pada 19 Januari 2022.AFP/GETTY IMAGES via BBC INDONESIA Personel keamanan Israel berjaga di lokasi rumah warga Palestina yang dirubuhkan di kawasan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, pada 19 Januari 2022.
Wartawan BBC Yolande Knell di Yerusalem mengatakan ini adalah penggusuran pertama di Sheikh Jarrah sejak 2017.

Namun, tidak seperti kasus-kasus lokal lainnya, penggusuran itu tidak melibatkan pengambilalihan paksa oleh kelompok pemukim Yahudi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.