Kompas.com - 20/01/2022, 23:59 WIB

Penulis: VOA Indonesia

 

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Maskapai-maskapai penerbangan di berbagai penjuru dunia, termasuk maskapai penerbangan jarak jauh Emirates, Rabu (19/1/2022), bergegas membatalkan atau mengubah penerbangan menuju AS karena perselisihan yang sedang berlangsung tentang peluncuran teknologi ponsel 5G di dekat bandara-bandara Amerika.

Masalah ini tampaknya berdampak pada Boeing 777, pesawat jarak jauh berbadan lebar yang digunakan oleh banyak maskapai dunia.

Dua maskapai penerbangan Jepang secara langsung menyebut pesawat itu sangat terpengaruh oleh sinyal 5G saat mereka mengumumkan pembatalan dan perubahan jadwal mereka.

Baca juga: Sejumlah Maskapai Tangguhkan Penerbangan ke AS karena Masalah 5G

Emirates yang berbasis di Dubai, maskapai utama untuk perjalanan Timur-Barat, mengumumkan akan menghentikan penerbangan ke Boston, Chicago, Dallas-Fort Worth, Houston, Miami, Newark, New Jersey, Orlando, Florida, San Francisco, dan Seattle karena masalah itu mulai Rabu.

Emirates masih akan melanjutkan penerbangan ke Los Angeles, New York dan Washington.

Pesawat Boeing 777-300ER milik maskapai penerbangan Emirates Airline di Bandara Internasional Dubai di Dubai, Uni Emirat Arab, 15 Februari 2019.REUTERS/CHRISTOPHER PIKE via VOA INDONESIA Pesawat Boeing 777-300ER milik maskapai penerbangan Emirates Airline di Bandara Internasional Dubai di Dubai, Uni Emirat Arab, 15 Februari 2019.
Dalam pengumumannya, Emirates menyebut pembatalan itu diperlukan karena “kekhawatiran operasional terkait dengan rencana peluncuran layanan jaringan seluler 5G di AS di bandara-bandara tertentu.''

''Kami bekerja sama erat dengan produsen-produsen pesawat dan otoritas-otoritas terkait untuk menghindari masalah operasional, dan kami berharap akan melanjutkan layanan ke AS sesegera mungkin,'' kata maskapai milik negara itu.

Uni Emirat Arab berhasil meluncurkan layanan 5G di seluruh bandaranya tanpa insiden. Tetapi di AS, Badan Penerbangan Federal (FAA) khawatir bahwa spektrum C-Band dari 5G dapat mengganggu peralatan penerbangan. Perhatian khusus dalam peluncuran 5G tampaknya adalah Boeing 777, armada utama Emirates.

Pesawat Japan Airlines (JAL) dan All Nippon Airways (ANA) di tengah wabah Covid-19, di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, 30 Oktober 2020.REUTERS/ISSEI KATO via VOA INDONESIA Pesawat Japan Airlines (JAL) dan All Nippon Airways (ANA) di tengah wabah Covid-19, di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, 30 Oktober 2020.
Perusahaan Jepang, All Nippon Airways Co. Ltd. (ANA), mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa FAA telah mengindikasikan gelombang radio dari layanan nirkabel 5G dapat mengganggu peralatan altimeter pesawat. Altimeter mengukur seberapa tinggi pesawat di angkasa, dan merupakan bagian penting dari peralatan untuk terbang.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Lanka Kekurangan Obat-obatan, Dokter: Hukuman Mati untuk Rakyat

Sri Lanka Kekurangan Obat-obatan, Dokter: Hukuman Mati untuk Rakyat

Global
Alihkan Tabungan ke Kripto karena Takut Dampak Invasi, Pria Ini Malah Kehilangan Seluruh Uangnya

Alihkan Tabungan ke Kripto karena Takut Dampak Invasi, Pria Ini Malah Kehilangan Seluruh Uangnya

Global
Di Tokyo, Joe Biden Berkata Siap Bela Taiwan jika Diserang China

Di Tokyo, Joe Biden Berkata Siap Bela Taiwan jika Diserang China

Global
Pemerintah dan Pengadilan Israel Berselisih Soal Aturan bagi Yahudi di Kompleks Al-Aqsa

Pemerintah dan Pengadilan Israel Berselisih Soal Aturan bagi Yahudi di Kompleks Al-Aqsa

Global
Badai Dahsyat di Kanada Timur, Putus Aliran Listrik ke 900.000 Rumah, 4 Tewas

Badai Dahsyat di Kanada Timur, Putus Aliran Listrik ke 900.000 Rumah, 4 Tewas

Global
Sempat Hengkang dari Rusia, Bisnis-bisnis Barat Kembali dengan Nama Baru

Sempat Hengkang dari Rusia, Bisnis-bisnis Barat Kembali dengan Nama Baru

Global
Kolonel Garda Revolusi Iran Dibunuh oleh Pria Bersenjata di Depan Rumahnya

Kolonel Garda Revolusi Iran Dibunuh oleh Pria Bersenjata di Depan Rumahnya

Global
Rusia Klaim Menang di Mariupol Ukraina, Bagaimana Nasib Tahanan Perang?

Rusia Klaim Menang di Mariupol Ukraina, Bagaimana Nasib Tahanan Perang?

Global
Puluhan Ahli Bahan Peledak Suriah Disebut Bantu Rusia Siapkan Serangan ke Ukraina

Puluhan Ahli Bahan Peledak Suriah Disebut Bantu Rusia Siapkan Serangan ke Ukraina

Global
Mantan Pelatih Lumba-lumba Asal Malaysia Jadi Anggota Parlemen Australia, Kemenangan yang Mengejutkan

Mantan Pelatih Lumba-lumba Asal Malaysia Jadi Anggota Parlemen Australia, Kemenangan yang Mengejutkan

Global
Ukraina Terkini: Wali Kota di Enerhodar yang Ditunjuk Rusia Jadi Korban Ledakan

Ukraina Terkini: Wali Kota di Enerhodar yang Ditunjuk Rusia Jadi Korban Ledakan

Global
Petaka Kebakaran Feri di Filipina, 7 Orang Tewas

Petaka Kebakaran Feri di Filipina, 7 Orang Tewas

Global
Anthony Albanese Dilantik Jadi PM Australia, Langsung Terbang ke Tokyo Hadiri Pertemuan Quad

Anthony Albanese Dilantik Jadi PM Australia, Langsung Terbang ke Tokyo Hadiri Pertemuan Quad

Global
Azerbaijan dan Armenia Sepakat Bahas Perdamaian soal Nagorno-Karabakh

Azerbaijan dan Armenia Sepakat Bahas Perdamaian soal Nagorno-Karabakh

Global
Dilarang Taliban, Warga Dirikan Sekolah Rahasia untuk Anak Perempuan

Dilarang Taliban, Warga Dirikan Sekolah Rahasia untuk Anak Perempuan

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.