Presiden Taiwan: Eropa dan Taipei Harus Pertahankan Demokrasi Bersama

Kompas.com - 29/11/2021, 14:16 WIB
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen saat berpidato dalam perayaan Hari Nasional di depan Gedung Kepresidenan, Taipei, Minggu (10/10/2021). AP PHOTO/CHIANG YING-YINGPresiden Taiwan Tsai Ing-wen saat berpidato dalam perayaan Hari Nasional di depan Gedung Kepresidenan, Taipei, Minggu (10/10/2021).

TAIPEI, KOMPAS.com – Taiwan dan Eropa harus bekerja sama untuk mempertahankan demokrasi bersama-sama.

Hal tersebut disampaikan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen kepada anggota parlemen dari Lituania, Latvia, dan Estonia yang berkunjung ke pulau tersebut pada Senin (29/11/2021).

Tsai berpidato di Kantor Kepresidenan bahwa Taiwan dan negara-negara Baltik tersebut memiliki pengalaman serupa dalam membebaskan diri dari pemerintahan otoriter dan berjuang untuk kebebasan.

Baca juga: China Kirim 27 Pesawat Tempur Masuk Zona Pertahanan Udara Taiwan

Pasalnya, ketiga negara Baltik tersebut sempat merasakan menjadi bagian dari Uni Soviet sebagaimana dilansir Reuters.

Demokrasi yang kita nikmati hari ini diperoleh dengan susah payah. Ini adalah sesuatu yang paling kita pahami secara mendalam,” kata Tsai.

Dia menambahkan, kini dunia menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perluasan otoritarianisme dan ancaman disinformasi.

“Taiwan lebih dari bersedia untuk berbagi pengalamannya dalam memerangi disinformasi dengan teman-teman Eropa. Kita harus menjaga nilai-nilai bersama untuk memastikan cara hidup kita yang bebas dan demokratis,” imbuh Tsai.

Baca juga: Abaikan Peringatan China, Anggota Parlemen AS Mendadak Kunjungi Taiwan

Matas Maldeikis, pemimpin Kelompok Persahabatan Taiwan parlemen Lituania, mengatakan bahwa kelompok tersebut berada di Taipei untuk mengekspresikan solidaritas mereka dengan pulau itu.

“Kebijakan pemerintah Lituania terhadap Taiwan mendapat dukungan luas di masyarakat kami,” ujar Maldeikis.

Dia menambahkan, melestarikan kebebasan dan tatanan internasional berbasis aturan adalah kepentingan vital bagi Taiwan dan Lituania.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.