Medali Perang Vietnam Veteran AS Ini Hilang Puluhan Tahun, Tiba-tiba Kembali Tak Terduga

Kompas.com - 14/11/2021, 17:34 WIB
Medali Purple Heart. National WWII MuseumMedali Purple Heart.

 

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang veteran Perang Vietnam yang medali Purple Heart-nya dicuri dari rumahnya pada tahun 1983, dipertemukan kembali dengan barang berharga itu.

Ini terjadi ketika pria lain melihatnya di penjualan online.

Gus Albritton, 71, dari Dublin, mengatakan bahwa dia mendapatkan tiga Purple Heart untuk pengabdiannya di Vietnam.

Tetapi, yang satunya dicuri 38 tahun lalu saat dia tinggal di Florida.

Baca juga: Pembantaian My Lai, Salah Satu Kebrutalan Pasukan AS dalam Perang Vietnam

Dilansir UPI, dia mengaku mengalami perampokan.

"Saya dirampok, dan selama perampokan itu, saya memiliki botol air kaca berukuran 5 galon besar ini," kata Albritton kepada WMGT-TV.

"Saya punya uang receh, uang, perhiasan, pisau saku, dan saya menaruh hati ungu saya di dalamnya juga," ujarnya.

"Selama perampokan, saya tidak tahu siapa itu, dia mengambil botol uang receh dan segalanya, termasuk Purple Heart saya," tambahnya.

Baca juga: Penyebab Kekalahan Amerika di Perang Vietnam

Albritton mengatakan bahwa dia sudah melaporkan bahwa medali itu hilang, tetapi dia yakin tidak akan pernah melihatnya lagi.

Pikiran veteran itu berubah baru-baru ini ketika dia dihubungi Jamie Bath.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber UPI
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Remaja Ditangkap di Inggris Terkait Aksi Terorisme Sinagoga di AS

Dua Remaja Ditangkap di Inggris Terkait Aksi Terorisme Sinagoga di AS

Global
Kabel Bawah Laut Rusak, Komunikasi dari Tonga Bisa Masih Terputus Berminggu-minggu

Kabel Bawah Laut Rusak, Komunikasi dari Tonga Bisa Masih Terputus Berminggu-minggu

Global
China Perintahkan Seluruh Paket dari Luar Negeri Disemprot Desinfektan karena Kekhawatian Omicron

China Perintahkan Seluruh Paket dari Luar Negeri Disemprot Desinfektan karena Kekhawatian Omicron

Global
Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Internasional
Koleksi 10 Ribu Kantong Plastik Tua, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Koleksi 10 Ribu Kantong Plastik Tua, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Global
Pengintai UFO Mengklaim Lihat Penampakan UFO di Postingan Terbaru ISS

Pengintai UFO Mengklaim Lihat Penampakan UFO di Postingan Terbaru ISS

Global
Viral Foto Astronot Mengambang Tanpa Penambat, Fakta atau Hasil Editan?

Viral Foto Astronot Mengambang Tanpa Penambat, Fakta atau Hasil Editan?

Global
Nekat Selundupkan Narkoba dalam Kaleng Kacang, Pria Inggris Dijebloskan Penjara

Nekat Selundupkan Narkoba dalam Kaleng Kacang, Pria Inggris Dijebloskan Penjara

Global
Elon Musk: Saya Tidak Pernah Mencuit Sesuatu yang Kontroversial

Elon Musk: Saya Tidak Pernah Mencuit Sesuatu yang Kontroversial

Global
Australia Sedang Menghadapi Pandemi Covid-19 Terburuknya, Catatkan Rekor Kematian

Australia Sedang Menghadapi Pandemi Covid-19 Terburuknya, Catatkan Rekor Kematian

Global
Ralph Emery, Penyiar Radio dan TV Country Kenamaan, Meninggal Dunia

Ralph Emery, Penyiar Radio dan TV Country Kenamaan, Meninggal Dunia

Global
Kapal Selam Rudal Balistik AS Merapat ke Guam di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Kapal Selam Rudal Balistik AS Merapat ke Guam di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Global
Iran Hukum Mati Juara Tinju yang Ikut Demo Harga BBM 2019

Iran Hukum Mati Juara Tinju yang Ikut Demo Harga BBM 2019

Global
Mengapa Kompleks Kekaisaran di Beijing Disebut Kota Terlarang?

Mengapa Kompleks Kekaisaran di Beijing Disebut Kota Terlarang?

Global
18 Januari 1919: Konferensi Perdamaian Digelar di Paris Pasca-Perang Dunia I

18 Januari 1919: Konferensi Perdamaian Digelar di Paris Pasca-Perang Dunia I

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.