Kompas.com - 26/10/2021, 16:07 WIB
Seorang pria memakai masker berjalan melewati tulisan aturan jalan satu arah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kota Lanzhou, provinsi Gansu, China, pada Senin (25/10/2021). CHINATOPIX via APSeorang pria memakai masker berjalan melewati tulisan aturan jalan satu arah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kota Lanzhou, provinsi Gansu, China, pada Senin (25/10/2021).

LANZHOU, KOMPAS.com - China pada Selasa (26/10/2021) me-lockdown kota Lanzhou yang berpenduduk empat juta orang dalam rangka meredam lonjakan kasus Covid-19 domestik.

Para warga diperintahkan untuk tidak meninggalkan rumah kecuali dalam keadaan darurat.

Para pejabat menambahkan, masuk dan keluarnya penduduk akan dikontrol secara ketat dan terbatas pada pasokan penting atau perawatan medis.

Baca juga: Covid-19 di China Merebak Lagi dari Klaster Wisatawan, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Penyebaran Covid-19 di China yang terbaru terkait dengan varian Delta. Penghitungan terkini yang dilaporkan AFP mencapai 198 kasus sejak 17 Oktober.

Pejabat kesehatan memperingatkan, lebih banyak kasus mungkin muncul ketika pengujian ditingkatkan dalam beberapa hari mendatang untuk memerangi wabah, yang dikaitkan dengan sekelompok turis domestik.

Sementara itu, di Beijing, dilaporkan tiga kasus baru pada Selasa (26/10/2021), akses ke lokasi wisata dibatasi dan penduduk disarankan untuk tidak meninggalkan kota kecuali keperluan mendesak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa kompleks perumahan di ibu kota juga di-lockdown, dan maraton yang diperkirakan akan diikuti 30.000 pelari juga ditunda.

Otoritas setempat pun bertekad membasmi wabah terbaru karena Olimpiade Musim Dingin semakin dekat, yaitu sekitar 100 hari lagi.

Pengujian massal sedang berlangsung di 11 provinsi. Pihak berwenang pun menangguhkan kelompok wisata antar-provinsi di lima daerah di mana kasus-kasus terdeteksi, termasuk Beijing.

Sebagai tanda betapa seriusnya Beijing menangani wabah itu, polisi kota meluncurkan tiga investigasi kriminal atas dugaan pelanggaran keamanan Covid, kata wakil direktur biro keamanan publik kota itu pada Minggu (24/10/2021).

Sebelumnya, kota Lanzhou dan sebagian Mongolia Dalam telah menangguhkan layanan bus dan taksi.

Baca juga: Atasi Klaster Covid-19 dari Wisatawan, China Akan Tes 35.000 Orang di Beijing

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Ini Penjelasannya...

Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Ini Penjelasannya...

Global
ECDC: Varian Omicron Berisiko 'Tinggi hingga Sangat Tinggi' pada Eropa

ECDC: Varian Omicron Berisiko "Tinggi hingga Sangat Tinggi" pada Eropa

Global
Analisis Akhir Obat Pil Covid-19 Merck Dibilang Kurang Efektif

Analisis Akhir Obat Pil Covid-19 Merck Dibilang Kurang Efektif

Global
WHO: Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan

WHO: Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan

Global
POPULER GLOBAL: Gadis Bermata Hijau di Sampul National Geographic, Apa Kabar? | Kisah Orang Tertua di Dunia Meninggal Usia 124 Tahun

POPULER GLOBAL: Gadis Bermata Hijau di Sampul National Geographic, Apa Kabar? | Kisah Orang Tertua di Dunia Meninggal Usia 124 Tahun

Global
Liga Europa Berakhir Rusuh, Puluhan Polisi Terluka dan 7 Orang Ditangkap

Liga Europa Berakhir Rusuh, Puluhan Polisi Terluka dan 7 Orang Ditangkap

Global
Dokter Mengaku Bisa Sembuhkan Pasien dengan Berhubungan Seks, Modusnya Terungkap di Acara Televisi

Dokter Mengaku Bisa Sembuhkan Pasien dengan Berhubungan Seks, Modusnya Terungkap di Acara Televisi

Global
Orang yang Sukarela Wajahnya Dipakai untuk Robot Humanoid, Perusahaan Ini Akan Bayar Rp 2,9 Miliar

Orang yang Sukarela Wajahnya Dipakai untuk Robot Humanoid, Perusahaan Ini Akan Bayar Rp 2,9 Miliar

Global
Sebagian Bibir Hilang Digigit Anjing, Model Ini Berjuang untuk Kembali Tersenyum

Sebagian Bibir Hilang Digigit Anjing, Model Ini Berjuang untuk Kembali Tersenyum

Global
Covid-19 Varian Botswana Muncul, Ini 5 Hal yang Sudah Diketahui

Covid-19 Varian Botswana Muncul, Ini 5 Hal yang Sudah Diketahui

Global
Muncul Varian Baru Covid-19, Berbagai Negara Mulai Memblokir Penerbangan dari Afrika Selatan

Muncul Varian Baru Covid-19, Berbagai Negara Mulai Memblokir Penerbangan dari Afrika Selatan

Global
Ribuan Warga Sudan Turun ke Jalan Tolak Kesepakatan Militer dan Perdana Menteri

Ribuan Warga Sudan Turun ke Jalan Tolak Kesepakatan Militer dan Perdana Menteri

Global
Australia Waswas Soal Kehadiran Kapal Mata-mata China di Sekitar Perairannya

Australia Waswas Soal Kehadiran Kapal Mata-mata China di Sekitar Perairannya

Global
Dua Sahabat Masa Kecil Akhirnya Bertemu Setelah 82 Tahun Berpisah karena Nazi

Dua Sahabat Masa Kecil Akhirnya Bertemu Setelah 82 Tahun Berpisah karena Nazi

Global
Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Internasional
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.