Dianggap Menantang Kapalnya di Laut China Selatan, Filipina Keluarkan Protes Diplomatik kepada Beijing

Kompas.com - 24/10/2021, 12:50 WIB
Pemerintah Filipina mengatakan Rabu (31/3/2021) bahwa lebih dari 250 kapal China yang diyakini beroperasi oleh milisi telah terlihat di dekat enam pulau dan terumbu karang yang diklaim Manila di Laut Cina Selatan. NATIONAL TASK FORCE- WEST PHILIPPINE SEA via APPemerintah Filipina mengatakan Rabu (31/3/2021) bahwa lebih dari 250 kapal China yang diyakini beroperasi oleh milisi telah terlihat di dekat enam pulau dan terumbu karang yang diklaim Manila di Laut Cina Selatan.

MANILA, KOMPAS.com – Filipina mengeluarkan protes diplomatik terhadap kapal-kapal China yang dianggap menantang kapal-kapal Manila yang berpatroli di Laut China Selatan.

Kapal-kapal China tersebut menantang dengan membunyikan sirene, klakson, bahkan mencoba berkontak lewat radio.

Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Filipina pada Rabu (20/10/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Kapal Selam AS Tabrak Obyek Tak Dikenal di Laut China Selatan

Ketegangan antara Manila dan Beijing mengenai Laut China Selatan telah mendidih selama bertahun-tahun.

Perairan tersebut merupakan di jalur pelayaran yang strategis sekaligus kaya akan sumber daya alam di mana Filipina dan China memiliki klaim teritorialnya masing-masing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tindakan provokatif ini mengancam perdamaian, ketertiban, dan keamanan Laut China Selatan,” kata Kementerian Luar Negeri Filipina.

Kementerian tersebut menambahkan, aksi China itu bertentangan dengan hukum internasional.

Baca juga: Malaysia Panggil Duta Besar China Perkara Zona Ekonomi Eksklusif di Laut China Selatan

Kementerian Luar Negeri Filipina menuturkan ada lebih 200 tantangan yang dilakukan kapal-kapal China saat kapal Filipina melakukan patroli rutin di sekitar wilayah dan zona maritimnya.

Namun, Kementerian Luar Negeri Filipina merinci periode waktunya. Kedutaan Besar China di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

China mengeklaim kedaulatannya atas sebagian besar wilayah perairan Laut China Selatan.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.