Petinggi Taliban Abdul Ghani Baradar Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia

Kompas.com - 16/09/2021, 13:41 WIB
Pemimpin tim perunding Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar melihat deklarasi akhir pembicaraan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban yang disampaikan di ibu kota Qatar, Doha, pada 18 Juli 2021. AFP PHOTO/KARIM JAAFARPemimpin tim perunding Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar melihat deklarasi akhir pembicaraan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban yang disampaikan di ibu kota Qatar, Doha, pada 18 Juli 2021.

KOMPAS.com – Wakil Perdana Menteri interim Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar masuk dalam daftar 100 tokoh berpengaruh di dunia pada 2021 versi majalah Time.

Baradar baru saja diumumkan sebagai salah satu petinggi dalam pemerintahan Afghanistan yang dibentuk oleh Taliban.

Baradar sebelumnya menjabat sebagai kepala biro politik Taliban dan memiliki kantor perwakilan politik di Doha, Qatar.

Baca juga: Pakistan Minta Dunia Terlibat dengan Afghanistan yang Dipimpin Taliban

Ketika Taliban merebut Kabul pada 15 Agustus, Baradar adalah salah satu penting orang di balik kemenangan kelompok tersebut, terutama berkat lobi-lobinya dan negosiasinya.

Melansir Time, Baradar membuat semua keputusan besar, termasuk amnesti yang ditawarkan kepada para pejabat rezim pemerintah Afghanistan sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga aktor di balik tidak adanya pertumpahan darah ketika Taliban berhasil menduduki Kabul.

Baradar juga menjalin kontak dan melakukan kunjungan dengan negara-negara tetangga Afghanistan, terutama China dan Pakistan.

Baca juga: Abdul Ghani Baradar Muncul di Video setelah Dikabarkan Terluka, Bantah Adanya Perpecahan Internal Taliban

Time melaporkan, Barabar adalah sosok pendiam sekaligus tertutup dan jarang memberikan pernyataan atau melakukan wawancara.

Di internal Taliban, Baradar mewakili faksi dan arus yang lebih moderat.

Arus moderat ini yang ingin terus ditonjolkan untuk mengambil dukungan Barat ketika Afghanistan tengah perekonomian terlunta-lunta dan membutuhkan bantuan keuangan.

Baradar juga merupakan tokoh kunci yang membujuk AS supaya hengkang dari Afghanistan hingga akhirnya Taliban bisa kembali merebut Kabul.

Baca juga: Milisi Taliban Kirim Pesan ke Negara-negara Barat: Kembalilah dengan Uang, Bukan Senjata

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber TIME
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.