Para Pilot Afghanistan yang Telantar Mulai Tinggalkan Uzbekistan

Kompas.com - 14/09/2021, 19:39 WIB
Sekelompok pilot dari maskapai Ariana Afghan tampak berjalan di area Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, setelah mendarat pada 5 September 2021. AP via VOA INDONESIASekelompok pilot dari maskapai Ariana Afghan tampak berjalan di area Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, setelah mendarat pada 5 September 2021.

TASHKENT, KOMPAS.com - Sejumlah pilot Afghanistan yang ditahan di Uzbekistan selama sekitar sebulan, pada Minggu (12/9/2021) mulai meninggalkan negara itu menuju Uni Emirat Arab (UAE), menurut laporan Reuters.

Seorang pilot Afghanistan yang dilatih di Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada Reuters bahwa satu kelompok akan meninggalkan Uzbekistan pada Minggu (12/9/2021) menuju UAE di bawah perjanjian yang dibrokeri oleh AS, meski Taliban menuntut agar pilot-pilot itu dipulangkan ke Afghanistan.

Baca juga: Protes Aturan Taliban, Perempuan Afghanistan Pakai Gaun Warna-warni Busana Tradisional Sebenarnya

Wall Street Journal melaporkan pada Sabtu (11/9/2021) bahwa pilot-pilot itu akan menuju ke pangkalan militer AS di Doha, Qatar, sebelum direlokasi ke negara ketiga.

Belum jelas apa yang akan terjadi pada ke-46 pesawat di Uzbekistan, termasuk beberapa pesawat A-29 dan helikopter Black Hawk UH-60, menurut Reuters yang dikutip VOA Indonesia.

Baik Departemen Luar Negeri AS, PBB maupun Taliban belum mengomentari secara terbuka perkembangan yang dilaporkan pada Minggu (12/9/2021) tersebut.

Baca juga: Taliban Rekrut Mata-mata Siber China untuk Awasi Warga Afghanistan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria Pukuli Istrinya Setelah Tepergok Berhubungan Seks Saat 'Video Call'

Seorang Pria Pukuli Istrinya Setelah Tepergok Berhubungan Seks Saat "Video Call"

Global
Indonesia Harus Waspada 'Wisata Balas Dendam' untuk Hindari Gelombang Ketiga Covid-19

Indonesia Harus Waspada "Wisata Balas Dendam" untuk Hindari Gelombang Ketiga Covid-19

Global
China Bebaskan 2 Warga Kanada Setelah Anak Pendiri Huawei Dilepaskan

China Bebaskan 2 Warga Kanada Setelah Anak Pendiri Huawei Dilepaskan

Global
Kenya Pertanyakan Kematian 89 Warganya di Arab Saudi, Alasannya Disebut Mencurigakan

Kenya Pertanyakan Kematian 89 Warganya di Arab Saudi, Alasannya Disebut Mencurigakan

Global
Pencuri Lukisan Vincent van Gogh Dipenjara 8 Tahun di Belanda

Pencuri Lukisan Vincent van Gogh Dipenjara 8 Tahun di Belanda

Global
Ponsel 5 Menteri Perancis Terinfeksi Spyware Pegasus

Ponsel 5 Menteri Perancis Terinfeksi Spyware Pegasus

Global
2 Wanita Ingin Nikahi Pria yang Sama, Nasib Mereka Ditentukan Lewat Lempar Koin

2 Wanita Ingin Nikahi Pria yang Sama, Nasib Mereka Ditentukan Lewat Lempar Koin

Global
Seorang Pria Dikabarkan Meninggal Setelah Minum 1,5 Liter Minuman Bersoda dalam 10 Menit

Seorang Pria Dikabarkan Meninggal Setelah Minum 1,5 Liter Minuman Bersoda dalam 10 Menit

Global
Bocah 2 Tahun Tak Sengaja Bunuh Dirinya dengan Senjata Keluarganya

Bocah 2 Tahun Tak Sengaja Bunuh Dirinya dengan Senjata Keluarganya

Global
Biografi Tokoh Dunia: Rumphius, Tokoh Ahli Botani Ambon yang Buta Kelahiran Jerman

Biografi Tokoh Dunia: Rumphius, Tokoh Ahli Botani Ambon yang Buta Kelahiran Jerman

Internasional
Sikap Indonesia dalam Pakta Kerja Sama AS-Inggris-Australia (AUKUS)

Sikap Indonesia dalam Pakta Kerja Sama AS-Inggris-Australia (AUKUS)

Global
POPULER GLOBAL: Keluarga Yahudi Dilindungi Hitler | Sepasang Gorila Oral Seks

POPULER GLOBAL: Keluarga Yahudi Dilindungi Hitler | Sepasang Gorila Oral Seks

Global
Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou yang Ditahan Kanada Dibebaskan dari Tahanan Rumah

Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou yang Ditahan Kanada Dibebaskan dari Tahanan Rumah

Global
Jutaan Bantal Bayi Ditarik karena 8 Anak Mati Lemas

Jutaan Bantal Bayi Ditarik karena 8 Anak Mati Lemas

Global
Masa Depan Warisan Budaya di Afghanistan Era Taliban

Masa Depan Warisan Budaya di Afghanistan Era Taliban

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.