PM Kanada Diancam Dibunuh Saat Kampanye Pemilu

Kompas.com - 11/09/2021, 10:07 WIB

CAMBRIDGE, KOMPAS.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mendapat ancaman pembunuhan saat berkampanye di kota Cambridge, provinsi Ontario, Minggu (29/8/2021).

Kampanye tersebut dilakukan Trudeau menjelang pemilu Kanada yang akan digelar pada 20 September 2021.

Polisi Kanada pada Jumat (10/9/2021) kemudian mendakwa seorang pedemo berusia 32 tahun yang melontarkan ancaman pembunuhan itu.

Baca juga: Masjid di Kanada Dapat Surat Ancaman KKK, Disuruh Tutup dalam 2 Bulan

Dugaan ancaman diarahkan pada Trudeau di luar pabrik fabrikasi logam.

Tidak diketahui apakah Trudeau sendiri mendengar ancaman pria itu, yang mengancam akan melukai atau membunuhnya dalam kampanye pada 29 Agustus, kata juru bicara Kepolisian Daerah Waterloo, Cherri Greeno, kepada AFP.

"Sebagai bagian dari penyelidikan kami, kami melihat video acara dan ancaman yang diunggah secara online, serta berbicara dengan para saksi. Akibatnya, dakwaan ditetapkan," katanya.

Polisi federal yang mengamankan PM Kanada saat kampanye juga memberi bukti kepada pihak berwenang setempat, lanjut Greeno.

Setelah enam tahun berkuasa, Trudeau kini bersaing dengan pemimpin Konservatif Erin O'Toole setelah menyerukan pemilihan cepat.

Di beberapa perhentian kampanye, pedemo Trudeau menyebutnya sebagai "mulut berbusa" seraya meneriakkan hinaan rasial dan misoginis, bahkan akhir pekan lalu melemparkan batu ke arahnya.

Pada Maret, seorang tentara cadangan bersenjata lengkap yang menabrakkan truknya ke perkebunan tempat Trudeau tinggal bersama keluarganya di Ottawa dijatuhi hukuman enam tahun penjara.

Sementara itu pria yang dituduh dalam insiden bulan lalu tidak disebutkan namanya oleh polisi. Dia dijadwalkan hadir di pengadilan pada 27 September.

Baca juga: Kompleks Rumah PM Kanada Disusupi Tentara, Pelaku Bawa Senjata Ilegal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendudukan Rusia di Melitopol Mendapat Perlawanan Sengit dari Penduduk Kota

Pendudukan Rusia di Melitopol Mendapat Perlawanan Sengit dari Penduduk Kota

Global
Mengapa Kasus Cacar Monyet Tiba-tiba Muncul di Seluruh Dunia, Mungkinkah Ada Mutasi Virus?

Mengapa Kasus Cacar Monyet Tiba-tiba Muncul di Seluruh Dunia, Mungkinkah Ada Mutasi Virus?

Global
Apa itu IPEF, Kerangka Ekonomi Baru yang Ditawarkan AS ke Asia?

Apa itu IPEF, Kerangka Ekonomi Baru yang Ditawarkan AS ke Asia?

Global
Busana Muslim Indonesia Disambut Antusias di Kazan Modest Fashion Show Rusia

Busana Muslim Indonesia Disambut Antusias di Kazan Modest Fashion Show Rusia

Global
Rusia Gunakan Senjata Ilegal di Ukraina, dari FAB-250 hingga Bom Tandan

Rusia Gunakan Senjata Ilegal di Ukraina, dari FAB-250 hingga Bom Tandan

Global
Indonesia Promosi Produk Halal ke Tatarstan melalui Russia Halal Expo 2022

Indonesia Promosi Produk Halal ke Tatarstan melalui Russia Halal Expo 2022

Global
Duterte ke Putin: Saya Membunuh Penjahat, Bukan Anak-anak dan Orang tua

Duterte ke Putin: Saya Membunuh Penjahat, Bukan Anak-anak dan Orang tua

Global
Seorang Pria Terobos Kedutaan Qatar di Paris dan Serang Penjaga hingga Tewas

Seorang Pria Terobos Kedutaan Qatar di Paris dan Serang Penjaga hingga Tewas

Global
Pembaca Berita Pria Afghanistan Ikut Tutupi Wajah, Protes Tuntutan Taliban bagi Rekan Wanita

Pembaca Berita Pria Afghanistan Ikut Tutupi Wajah, Protes Tuntutan Taliban bagi Rekan Wanita

Global
Kisah Insiden Kacang 2014: Saat Penerbangan Korean Air Tertunda Hanya Gara-gara Kacang

Kisah Insiden Kacang 2014: Saat Penerbangan Korean Air Tertunda Hanya Gara-gara Kacang

Global
Pemimpin Sekte Pemuja Mayat di Thailand Ditangkap, Percaya Air Kencing Jenazah Bisa Sembuhkan Penyakit

Pemimpin Sekte Pemuja Mayat di Thailand Ditangkap, Percaya Air Kencing Jenazah Bisa Sembuhkan Penyakit

Global
3 Kegagalan Rusia dalam Perang Ukraina, Termasuk di Pulau Ular dan Tewasnya Para Jenderal

3 Kegagalan Rusia dalam Perang Ukraina, Termasuk di Pulau Ular dan Tewasnya Para Jenderal

Global
Nasib Tentara Rusia yang Dihukum Seumur Hidup: Di Antara Rencana Banding dan Ancaman Hukuman Balik Rusia

Nasib Tentara Rusia yang Dihukum Seumur Hidup: Di Antara Rencana Banding dan Ancaman Hukuman Balik Rusia

Global
Rusia Dituduh Lancarkan Operasi “Bumi Hangus” di Donbas, Serang Kota Tanpa Pandang Bulu

Rusia Dituduh Lancarkan Operasi “Bumi Hangus” di Donbas, Serang Kota Tanpa Pandang Bulu

Global
Puluhan Miliarder Baru Muncul dari Sektor Pangan Dunia Hanya dalam 24 Bulan, Apa Penyebabnya?

Puluhan Miliarder Baru Muncul dari Sektor Pangan Dunia Hanya dalam 24 Bulan, Apa Penyebabnya?

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.