Kompas.com - 04/09/2021, 18:53 WIB
Muslim worshippers pray during Friday prayers at a gas station to protest severe fuel shortages that Lebanon has been witnessing for weeks, in the coastal town of Jiyeh, south of Beirut, Lebanon, Friday, Sept. 3, 2021.  Lebanon is mired in a devastating economic and financial crisis, the worst in its modern history. A result of this has been crippling power cuts and severe shortages in gasoline and diesel that have been blamed on smuggling, hoarding and the cash-strapped government?s inability to secure deliveries of oil products. (AP Photo/ Hassan Ammar) AP PHOTO/HASSAN AMMARMuslim worshippers pray during Friday prayers at a gas station to protest severe fuel shortages that Lebanon has been witnessing for weeks, in the coastal town of Jiyeh, south of Beirut, Lebanon, Friday, Sept. 3, 2021. Lebanon is mired in a devastating economic and financial crisis, the worst in its modern history. A result of this has been crippling power cuts and severe shortages in gasoline and diesel that have been blamed on smuggling, hoarding and the cash-strapped government?s inability to secure deliveries of oil products. (AP Photo/ Hassan Ammar)

 

JIYEH, KOMPAS.com - Puluhan jemaah Lebanon menggelar shalat Jumat di pompa bensin di selatan Beirut yang penuh dengan antrian kendaraan mengantre bahan bakar.

Sheikh Ali al-Hussein memimpin ibadah ini untuk menyoroti kesulitan yang diderita oleh orang-orang yang tidak dapat meninggalkan tempat mereka dalam antrean gas, selama krisis ekonomi terburuk dalam sejarah Lebanon.

Dia pun menggelar ibadah di dekat sebuah stasiun bagi orang-orang yang harus mengantre hingga sepanjang lima kilometer (tiga mil) di Jiyeh.

Baca juga: Tangki Bahan Bakar Ilegal Meledak di Lebanon, 28 Tewas 79 Luka-luka

Sheikh Ali al-Hussein mengecam politisi karena korupsi dan salah urus mereka.

“Tujuannya (shalat berjamaah) adalah untuk mengirim pesan ke kelompok politik yang harus disalahkan atas kesengsaraan bangsa ini,” katanya melansir AP pada Jumat (3/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu menyorot krisis ekonomi dan keuangan Lebanon, yang telah menjerumuskan lebih dari setengah penduduk Lebanon ke dalam kemiskinan.

Krisis dua tahun di negara itu diperparah oleh pandemi dan ledakan besar tahun lalu di pelabuhan Beirut. Sedikitnya 214 orang tewas dalam insiden itu dan sebagian besar kota hancur.

Krisis juga berdampak pada adanya pemadaman listrik yang melumpuhkan dan kekurangan bensin dan solar yang parah.

Krisis bahan bakar diduga terjadi karena penyelundupan dan ketidakmampuan pemerintah, yang kekurangan uang untuk mengamankan pengiriman produk minyak.

Pemandangan umum dari sebuah pompa bensin di jalan raya utama yang menghubungkan Ibu Kota Beirut ke Lebanon selatan saat mobil datang dari segala arah untuk mencoba dan mengisi tangki mereka dengan bensin, di kota pesisir Jiyeh, selatan Beirut, Lebanon, Jumat, September 3, 2021. AP PHOTO/HASSAN AMMAR Pemandangan umum dari sebuah pompa bensin di jalan raya utama yang menghubungkan Ibu Kota Beirut ke Lebanon selatan saat mobil datang dari segala arah untuk mencoba dan mengisi tangki mereka dengan bensin, di kota pesisir Jiyeh, selatan Beirut, Lebanon, Jumat, September 3, 2021.

Baca juga: Pertama dalam 7 Tahun, Jet Tempur Israel Serang Wilayah Lebanon

Hanya untuk mendapatkan bensin, orang harus mengantri berjam-jam. Masyarakat Lebanon biasanya menyebutnya "antrian memalukan", dan parahnya kondisi ini terkadang juga berbahaya.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iran Desak Taliban Agar Lebih Ramah Terhadap Negara Tetangga Afghanistan

Iran Desak Taliban Agar Lebih Ramah Terhadap Negara Tetangga Afghanistan

Global
Carina Joe Ilmuwan Indonesia di Balik Vaksin AstraZeneca, Akan Wakili Tim Raih Penghargaan Pride of Britain

Carina Joe Ilmuwan Indonesia di Balik Vaksin AstraZeneca, Akan Wakili Tim Raih Penghargaan Pride of Britain

Global
Merck Lepas Paten Pil Covid-19 Miliknya, Izinkan Pembuat Obat Lain Produksi Molnupiravir

Merck Lepas Paten Pil Covid-19 Miliknya, Izinkan Pembuat Obat Lain Produksi Molnupiravir

Global
Anna is Sad, Situs Misterius di Dark Web yang Penuh Hal Ganjil

Anna is Sad, Situs Misterius di Dark Web yang Penuh Hal Ganjil

Global
Sejarah Kemeja Flanel, dari Kelas Pekerja hingga Anak Grunge 90an

Sejarah Kemeja Flanel, dari Kelas Pekerja hingga Anak Grunge 90an

Global
WHO: Eropa Kembali Catat Sebagian Besar Kasus dan Kematian Covid-19 Dunia Pekan Lalu

WHO: Eropa Kembali Catat Sebagian Besar Kasus dan Kematian Covid-19 Dunia Pekan Lalu

Global
Video Rayakan Kemenangan Pakistan Viral, Ratusan Pelajar Kashmir Dituntut UU Teror India

Video Rayakan Kemenangan Pakistan Viral, Ratusan Pelajar Kashmir Dituntut UU Teror India

Global
Manajer Restoran Ini Pecahkan Rekor Dunia Tumpuk Kursi hingga 17 Kaki

Manajer Restoran Ini Pecahkan Rekor Dunia Tumpuk Kursi hingga 17 Kaki

Global
Resepsi Pernikahan di Meksiko Diganggu Beruang, Ikut Makan-makan

Resepsi Pernikahan di Meksiko Diganggu Beruang, Ikut Makan-makan

Global
Bill Gates, Steve Jobs, dan Love and Hate Relationship di Baliknya

Bill Gates, Steve Jobs, dan Love and Hate Relationship di Baliknya

Global
Microsoft dan Kiprah Besarnya Merevolusi Teknologi

Microsoft dan Kiprah Besarnya Merevolusi Teknologi

Global
28 Oktober 1955: Hari Lahir Bill Gates, Pendiri Microsoft

28 Oktober 1955: Hari Lahir Bill Gates, Pendiri Microsoft

Global
Banyak Pelajar di Australia Utara Belajar Bahasa Indonesia karena Kemiripan Budaya

Banyak Pelajar di Australia Utara Belajar Bahasa Indonesia karena Kemiripan Budaya

Global
Panglima TNI Hadi Tjahjanto Dapat Penghargaan Tinggi dari Australia

Panglima TNI Hadi Tjahjanto Dapat Penghargaan Tinggi dari Australia

Global
Kisah Menyerahnya Raja Bandit India yang Sangat Ditakuti

Kisah Menyerahnya Raja Bandit India yang Sangat Ditakuti

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.