Kompas.com - 05/08/2021, 05:34 WIB
Kendaraan tempur M109 self-propelled howitzer milik pasukan Irak, menembak pasukan ISIS di desa Tall al-Tibah, sekitar 30 kilometer selatan kota Mosul, 19 Oktober 2016. Pada 17 Oktober lalu, PM Haider al-Abadi mengumumkan dimulainya operasi militer besar-besaran untuk merebut Mosul, kota terbesar Irak sekaligus basis terakhir ISIS di negeri itu. AFP PHOTO / AHMAD AL-RUBAYEKendaraan tempur M109 self-propelled howitzer milik pasukan Irak, menembak pasukan ISIS di desa Tall al-Tibah, sekitar 30 kilometer selatan kota Mosul, 19 Oktober 2016. Pada 17 Oktober lalu, PM Haider al-Abadi mengumumkan dimulainya operasi militer besar-besaran untuk merebut Mosul, kota terbesar Irak sekaligus basis terakhir ISIS di negeri itu.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) menyetujui potensi penjualan alutsista berupa sistem artileri ke Taiwan.

Howitzer Self-Propelled Medium 155mm M109A6 akan berpotensi dijual ke Taipei dalam kesepakatan senilai hingga 750 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 10 triliun.

Potensi penjualan sistem artileri tersebut terjadi setelah serangkaian penjualan senjata tahun lalu yang mencakup drone dan sistem pertahanan rudal ke Taiwan.

Baca juga: Lagi, Kapal Perusak Milik AS Transit di Selat Taiwan

Melansir Reuters, Rabu (4/8/2021), penjualan senjata dari AS ke Taiwan tahun lalu tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pertahanan pulau itu dan mencegah invasi China.

Sejak Joe Biden menjabat sebagai Presiden AS, pemerintahannya terlah menyetujui sejumlah penjualan senjata komersial langsung lainnya ke Taiwan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini, potensi penjualan sistem artileri tersebut akan mencakup artileri howitzer itu sendiri, 1.698 seperangkat pemandu presisi untuk amunisi, suku cadang, dan pelatihan.

Baca juga: Badai Cempaka dan Badai In-Fa Akan Menghantam China, Jepang, dan Taiwan

Paket tersebut juga akan mencakup upgrade untuk howitzer generasi sebelumnya yang dimiliki oleh Taiwan.

Badan Kerjasama Keamanan dan Pertahanan Kementerian Pertahanan AS memberi tahu Kongres AS tentang kemungkinan penjualan tersebut pada Rabu.

Meski disetujui oleh Kementerian Luar Negeri AS, belum ada indikasi adanya kontak yang sudah ditandatangani atau selesainya upaya negosiasi.

Pertahanan Kementerian Pertahanan AS mengatakan BAE Systems PLC sedianya akan menjadi kontraktor utama untuk potensi penjualan senjata tersebut.

Baca juga: Kandidat Vaksin Covid-19 Medigen, Dapat Izin Penggunaan Darurat di Taiwan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekitar 180.000 Nakes di Dunia Meninggal akibat Covid-19, 2.000 dari Indonesia

Sekitar 180.000 Nakes di Dunia Meninggal akibat Covid-19, 2.000 dari Indonesia

Global
Iran Desak Taliban Agar Lebih Ramah Terhadap Negara Tetangga Afghanistan

Iran Desak Taliban Agar Lebih Ramah Terhadap Negara Tetangga Afghanistan

Global
Carina Joe Ilmuwan Indonesia di Balik Vaksin AstraZeneca, Akan Wakili Tim Raih Penghargaan Pride of Britain

Carina Joe Ilmuwan Indonesia di Balik Vaksin AstraZeneca, Akan Wakili Tim Raih Penghargaan Pride of Britain

Global
Merck Lepas Paten Pil Covid-19 Miliknya, Izinkan Pembuat Obat Lain Produksi Molnupiravir

Merck Lepas Paten Pil Covid-19 Miliknya, Izinkan Pembuat Obat Lain Produksi Molnupiravir

Global
Anna is Sad, Situs Misterius di Dark Web yang Penuh Hal Ganjil

Anna is Sad, Situs Misterius di Dark Web yang Penuh Hal Ganjil

Global
Sejarah Kemeja Flanel, dari Kelas Pekerja hingga Anak Grunge 90an

Sejarah Kemeja Flanel, dari Kelas Pekerja hingga Anak Grunge 90an

Global
WHO: Eropa Kembali Catat Sebagian Besar Kasus dan Kematian Covid-19 Dunia Pekan Lalu

WHO: Eropa Kembali Catat Sebagian Besar Kasus dan Kematian Covid-19 Dunia Pekan Lalu

Global
Video Rayakan Kemenangan Pakistan Viral, Ratusan Pelajar Kashmir Dituntut UU Teror India

Video Rayakan Kemenangan Pakistan Viral, Ratusan Pelajar Kashmir Dituntut UU Teror India

Global
Manajer Restoran Ini Pecahkan Rekor Dunia Tumpuk Kursi hingga 17 Kaki

Manajer Restoran Ini Pecahkan Rekor Dunia Tumpuk Kursi hingga 17 Kaki

Global
Resepsi Pernikahan di Meksiko Diganggu Beruang, Ikut Makan-makan

Resepsi Pernikahan di Meksiko Diganggu Beruang, Ikut Makan-makan

Global
Bill Gates, Steve Jobs, dan Love and Hate Relationship di Baliknya

Bill Gates, Steve Jobs, dan Love and Hate Relationship di Baliknya

Global
Microsoft dan Kiprah Besarnya Merevolusi Teknologi

Microsoft dan Kiprah Besarnya Merevolusi Teknologi

Global
28 Oktober 1955: Hari Lahir Bill Gates, Pendiri Microsoft

28 Oktober 1955: Hari Lahir Bill Gates, Pendiri Microsoft

Global
Banyak Pelajar di Australia Utara Belajar Bahasa Indonesia karena Kemiripan Budaya

Banyak Pelajar di Australia Utara Belajar Bahasa Indonesia karena Kemiripan Budaya

Global
Panglima TNI Hadi Tjahjanto Dapat Penghargaan Tinggi dari Australia

Panglima TNI Hadi Tjahjanto Dapat Penghargaan Tinggi dari Australia

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.