Perketat Pembatasan Covid-19, Aparat Singapura Bisa Sampai Masuk ke Rumah Warga Tanpa Surat Perintah

Kompas.com - 04/08/2021, 20:48 WIB
Sempat protes, warga Singapura membagikan video rekaman CCTV yang memperlihatkan inspeksi pengawas Covid-19 itu di media sosial.
NICKMIKHAILRAZAK via INSTAGRAMSempat protes, warga Singapura membagikan video rekaman CCTV yang memperlihatkan inspeksi pengawas Covid-19 itu di media sosial.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Singapura mengirim penegak hukum ke rumah-rumah penduduk tanpa surat perintah atau peringatan, untuk memeriksa apakah warga mematuhi aturan pembatasan Covid-19 yang hanya mengizinkan dua pengunjung.

Hal itu dikonfirmasi oleh Urban Redevelopment Authority (URA), setelah seorang warga membagikan rekaman inspeksi pengawas Covid-19 Singapura itu di Instagramnya.

Baca juga: PM Singapura Minta AS Tak Bersikap Keras terhadap China, Ini Alasannya

Rekaman dari kamera CCTV, yang kemudian diketahui berasal dari rumah aktor Nick Mikhail, menunjukkan enam petugas, termasuk tiga polisi berseragam, di rumahnya.

Nick mempertanyakan mengapa petugas memasuki rumahnya tanpa surat perintah atau perintah pengadilan. Video berdurasi tujuh setengah menit, itu telah dilihat lebih dari 100.000 kali di Instagram.

Petugas terlihat berbicara kepada istrinya, yang sedang sendirian di rumah saat itu, menurut Nick.

"Masuk tanpa surat perintah," dia memberi keterangan pada klip itu, mengatakan bahwa dia telah mengirim rekaman itu ke pengacaranya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Nick Mikhail Razak (@nickmikhailrazak)

Atas sorotan itu, Otoritas Pembangunan Kembali Perkotaan Singapura (URA) mengonfirmasi kepada CNA bahwa petugas telah mengunjungi rumah tersebut.

URA mengatakan tindakan itu dilakukan karena “keluhan berulang” dari tetangga, bahwa orang-orang di lingkungan tersebut telah “berkumpul dengan lebih dari jumlah pengunjung yang diizinkan.”

Baca juga: Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk Dine In

“Petugas penegakan jarak aman (pembatasan Covid-19) diberdayakan untuk masuk, memeriksa, dan menggeledah berbagai tempat, termasuk tempat tinggal, tanpa surat perintah, untuk memeriksa apakah peraturan Covid-19 dipatuhi,” tegas badan tersebut melansir CNA pada Rabu (3/8/2021).

Singapura menerapkan Fase 2 "peringatan tinggi" pandemi Covid-19, yang mengatur pertemuan sosial terbatas pada dua orang, dan hanya dua pengunjung yang diizinkan di setiap rumah dalam satu hari.

Mikhail kemudian mengonfirmasi bahwa dia telah diberitahu bahwa "mereka (pengawas) bisa datang, mereka bisa masuk".

Tetapi, dia masih tidak terima karena seorang petugas pria pada satu titik sendirian dengan istrinya di luar pandangan kamera.

“Mereka harus memiliki petugas wanita untuk bersama istri saya sepanjang waktu,” keluhnya.

URA bersikeras, bahwa istri aktor itu telah membiarkan mereka masuk dan "petugas dan polisi bersikap sopan terhadap penghuni wanita dan memperlakukannya dengan hormat selama inspeksi."

Baca juga: Singapura Lockdown Parsial Kedua akibat Klaster Karaoke Plus-plus

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.