Ribuan Orang Yunani Lari dari Rumah di Tengah Kebakaran dan Gelombang Panas 42 Celsius

Kompas.com - 04/08/2021, 16:16 WIB
Helikopter damkar berjibaku memadamkan api kebakaran hutan di desa Spathovouni, dekat Corinth, barat daya Athena, Yunani, Jumat (23/7/2021). Pemerintah mengerahkan empat brigade kendaraan pemadam kebakaran bersama dua helikopter dan empat pesawat untuk memadamkan api kebakaran hutan Yunani. AP PHOTO/VALERIE GACHEHelikopter damkar berjibaku memadamkan api kebakaran hutan di desa Spathovouni, dekat Corinth, barat daya Athena, Yunani, Jumat (23/7/2021). Pemerintah mengerahkan empat brigade kendaraan pemadam kebakaran bersama dua helikopter dan empat pesawat untuk memadamkan api kebakaran hutan Yunani.

ANKARA, KOMPAS.com - Ribuan orang melarikan diri dari rumah mereka di utara Athena, karena kebakaran hutan telah sampai ke permukiman penduduk di tengah gelombang panas terburuk dalam beberapa dasawarsa ini.

Kobaran api membumbung di atas langit Athena dan memicu beberapa tindakan evakuasi di dekat Tatoi, 13 mil ke utara. Para warga meninggalkan rumah mereka dengan mobil dan sepeda motor, menuju ibu kota yang dalam selimut asap.

Baca juga: Hari Ke-7 Kebakaran Hutan Turki, Pembangkit Listrik Terancam Kobaran Api Tak Terkendali

"Itu api yang besar dan itu akan membutuhkan banyak pekerjaan untuk mengendalikannya," ujar Gubernur Athena, George Patoulis kepada televisi ERT yang dikelola pemerintah, seperti yang dilansir dari The Guardian pada Selasa (3/8/2021).

“Dedaunan sangat lebat di daerah ini dan sekarang sangat kering karena gelombang panas, jadi kondisinya sulit,” imbuh Patoulis.

Ketika kebakaran mendekati permukiman warga, mereka terlihat berlarian ke mobil mereka dengan wajah ditutupi kain basah untuk melindungi mereka dari asap tebal.

Baca juga: Yunani Dilanda Gelombang Panas Terburuk Sejak 1987, Picu Kebakaran Hutan Luas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satu kelompok berhenti untuk membantu staf sekolah berkuda, mendorong kuda-kuda naik ke truk untuk menghindari api.

Gelombang panas membakar Mediterania timur semakin intensif, suhu mencapai 42 celsius di beberapa bagian ibu kota Yunani. Pihak berwenang menggambarkan gelombang panas yang terjadi sebagai yang terburuk di Yunani sejak 1987.

Cuaca panas ekstrim telah memicu kebakaran yang mematikan di Turki, Italia, Yunani dan Albania.

Baca juga: Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Kebakaran hutan juga berkobar di Yunani, yaitu di daerah pesisir Peloponnese selatan, serta di pulau Evia, dan Kos, kata pihak berwenang.

Kebakaran di Yunani telah membuat bintang basket Giannis Antetokounmpo membatalkan acaranya di Athena untuk merayakan kejuaraan NBA yang baru-baru ini dengan Milwaukee Bucks.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taliban Tunjuk Duta Besar Afghanistan untuk PBB, Ingin Berbicara dalam Sidang Umum

Taliban Tunjuk Duta Besar Afghanistan untuk PBB, Ingin Berbicara dalam Sidang Umum

Global
10 Tempat Impian dalam Cerita Sejarah Kuno dari Atlantis hingga Shangri-La

10 Tempat Impian dalam Cerita Sejarah Kuno dari Atlantis hingga Shangri-La

Internasional
Diserang ISIS, Taliban Copot 2 Gubernur di Afghanistan

Diserang ISIS, Taliban Copot 2 Gubernur di Afghanistan

Global
POPULER GLOBAL: Ibu Beli Sperma Online, Berhasil Hamil dan Melahirkan | Transgender Pengusaha Top Malaysia Ditangkap di Thailand

POPULER GLOBAL: Ibu Beli Sperma Online, Berhasil Hamil dan Melahirkan | Transgender Pengusaha Top Malaysia Ditangkap di Thailand

Global
Kematian di AS karena Covid-19 telah Melampaui Pandemi Flu Spanyol 1918

Kematian di AS karena Covid-19 telah Melampaui Pandemi Flu Spanyol 1918

Global
PM Australia Hubungi Presiden Jokowi, Berusaha Tenangkan Indonesia soal Kapal Selam Nuklir

PM Australia Hubungi Presiden Jokowi, Berusaha Tenangkan Indonesia soal Kapal Selam Nuklir

Global
Akademisi Terkemuka China: Australia Akan Jadi Target Perang Nuklir

Akademisi Terkemuka China: Australia Akan Jadi Target Perang Nuklir

Global
Trump Klaim Mendengar Kabar Ada Kantong Mayat di Lab Wuhan sebelum China Umumkan Kasus Covid-19

Trump Klaim Mendengar Kabar Ada Kantong Mayat di Lab Wuhan sebelum China Umumkan Kasus Covid-19

Global
Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan

Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan

Global
Tiga Ton Heroin dari Afghanistan Disita India setelah Taliban Berkuasa, Nilainya Puluhan Triliun

Tiga Ton Heroin dari Afghanistan Disita India setelah Taliban Berkuasa, Nilainya Puluhan Triliun

Global
Duduki Punggung Orang Saat Menunggu Kereta, Gadis Ini Dihujani Kritik Netizen

Duduki Punggung Orang Saat Menunggu Kereta, Gadis Ini Dihujani Kritik Netizen

Global
Seorang Pria Mengaku Unggah Foto Istrinya Berhubungan Seks dengan Atasannya di Facebook

Seorang Pria Mengaku Unggah Foto Istrinya Berhubungan Seks dengan Atasannya di Facebook

Global
PBB Peringatkan Korea Utara Memulai Kembali Program Nuklir dengan Kecepatan Penuh

PBB Peringatkan Korea Utara Memulai Kembali Program Nuklir dengan Kecepatan Penuh

Global
Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan 'Bayi Online'

Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan "Bayi Online"

Global
Pegawai Afghanistan Berbulan-bulan Tak Gajian, Ini Janji Taliban

Pegawai Afghanistan Berbulan-bulan Tak Gajian, Ini Janji Taliban

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.