Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Ke-7 Kebakaran Hutan Turki, Pembangkit Listrik Terancam Kobaran Api Tak Terkendali

Kompas.com - 03/08/2021, 22:19 WIB

ANKARA, KOMPAS.com - Kobaran api menjalar menuju pembangkit listrik tenaga panas Turki pada Selasa (3/8/2021), dan para petani menggiring ternak yang panik ke laut. saat kebakaran hutan yang telah menewaskan delapan orang berkobar selama hari ketujuh.

Negara berpenduduk 84 juta ini terpaku dalam kengerian ketika kebakaran hutan paling merusak dalam beberapa generasi menghapus hutan asli, dan lahan pertanian yang kaya di seluruh pesisir pantai Mediterania dan Aegea Turki.

Turis yang ketakutan terpaksa menggunakan perahu untuk menyelamatkan diri. Puluhan desa dievakuasi saat angin liar dan panas yang membubung menyebarkan api.

Sebuah tim AFP di kota Aegea, Marmaris, melihat para petani menarik hewan-hewan mereka yang menjerit-jerit keluar dari lumbung yang terbakar. Petani berusaha menarik ternaknya ke pantai yang relatif aman.

Baca juga: Kebakaran Hutan Melanda Turki, Orang-orang Melarikan Diri dari Rumah

Para pejabat di negara tetangga Yunani menyalahkan dua kebakaran kecil di pulau Rhodes dan semenanjung Peloponnese, ketika rekor gelombang panas menerjang negara itu yang dikaitkan dengan perubahan iklim.

Suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celcius di selatan Turki juga memicu rekor lonjakan penggunaan listrik. Alhasil pemadaman listrik terjadi pada Senin (2/8/2021) di kota-kota termasuk Ankara dan Istanbul.

Kementerian energi Turki menyalahkan pemadaman pada kondisi seperti kekeringan, yang telah mengosongkan bendungan yang bertanggung jawab untuk produksi pembangkit tenaga air, dan "tingkat rekor" dalam penggunaan listrik di saat udara panas.

Tetapi Wali Kota kota pantai Aegean, Milas, mengatakan dia lebih khawatir tentang apa yang mungkin terjadi jika api yang tidak terkendali menimbulkan gumpalan asap besar di wilayah itu yang menelan pembangkit listrik termal lokal.

Seorang pria berjalan pergi dengan hewan-hewannya dari kebakaran yang mengamuk di desa Cokertme, dekat Bodrum, Turki, Senin, 2 Agustus 2021. AP PHOTO/EMRE TAZEGUL Seorang pria berjalan pergi dengan hewan-hewannya dari kebakaran yang mengamuk di desa Cokertme, dekat Bodrum, Turki, Senin, 2 Agustus 2021.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Korban Tewas akibat Kebakaran di Turki Capai 6 Orang

Belum pernah terjadi sebelumnya

Wali Kota Milas Muhammet Tokat mengunggah serangkaian pesan yang semakin mendesak di Twitter. Kicauan itu menunjukkan kobaran api menyebar ke atas bukit menuju lokasi yang diduga pabrik.

"Ini adalah tempat yang kritis," katanya dalam satu video yang menunjukkan kobaran api.

Halaman:
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+