Kompas.com - 01/08/2021, 05:34 WIB
Petugas dan orang-orang menyaksikan kebakaran hutan yang dipicu oleh angin kencang mengamuk di dekat kota Manavgat, Antalya, Turki, pada Rabu (28/7/2021). Pihak berwenang mengevakuasi para warga di Manavgat saat kebakaran hutan mengamuk Rabu melalui hutan. Pasukan Gendarmerie membantu mengevakuasi penduduk dari empat lingkungan di kota keluar dari jalur kebakaran ketika petugas pemadam kebakaran bekerja untuk mengendalikan api. ARIF KAPLAN/IHA via AP PHOTOPetugas dan orang-orang menyaksikan kebakaran hutan yang dipicu oleh angin kencang mengamuk di dekat kota Manavgat, Antalya, Turki, pada Rabu (28/7/2021). Pihak berwenang mengevakuasi para warga di Manavgat saat kebakaran hutan mengamuk Rabu melalui hutan. Pasukan Gendarmerie membantu mengevakuasi penduduk dari empat lingkungan di kota keluar dari jalur kebakaran ketika petugas pemadam kebakaran bekerja untuk mengendalikan api.

ANKARA, KOMPAS.com – Jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan di Turki mencapai enam orang hingga Sabtu (31/7/2021).

Seorang sumber mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pihak berwenang menemukan dua jenazah baru pada Sabtu.

Sementara itu, Hurriyet Daily News melaporkan bahwa selain ditemukan dua jenazah baru, ada dua orang terluka di distrik Manavgat.

Baca juga: Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Melansir United Press International, kebakaran hutan hebat tersebut melanda beberapa titik di provinsi Antalya.

Sejak Rabu (28/7/2021), hampir 100 titik kebakaran hutan dilaporkan di negara tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kebakaran hutan hebat itu tak hanya memengaruhi provinsi Antalya, tapi juga memengaruhi provinsi Mersin, Adana, Mugla, dan Osmaniye.

Baca juga: VIDEO: Kebakaran Hutan Turki Merambat ke Kota, Ada 53 Titik Api, 3 Orang Tewas

Pihak berwenang mengatakan, operasi udara dan darat sedang dilakukan untuk mengendalikan kebakaran hutan.

Di sisi lain, laporan cuaca menunjukkan terjadinya angin kencang di wilayah tersebut.

Kondis itu membuat operasi pemadaman api menjadi kian sulit karena si jago merah dengan cepat menjalar setelah diembus angin kencang.

"Kondisi cuaca membuat api sulit dikendalikan," kata pemimpin distrik Akseki Volkan Hulur kepada Hurriyet Daily News.

Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Turki, Para Penduduk Berlarian Menyelamatkan diri


Sumber UPI
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jatuh dari Balkon Saat Berhubungan Seks, Wanita Ini Mendarat di Atap Mobil

Jatuh dari Balkon Saat Berhubungan Seks, Wanita Ini Mendarat di Atap Mobil

Internasional
China Akan Pamerkan Semua Persenjataan dan Peralatan Canggih dalam Pertunjukkan Udara Terbesar

China Akan Pamerkan Semua Persenjataan dan Peralatan Canggih dalam Pertunjukkan Udara Terbesar

Global
Pacarnya Tak Bisa Bedakan Lem Super dan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Matanya Dilem

Pacarnya Tak Bisa Bedakan Lem Super dan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Matanya Dilem

Global
Inspirasi Energi: Bagaimana Jika Seantero Gurun Sahara Dipasangi PLTS?

Inspirasi Energi: Bagaimana Jika Seantero Gurun Sahara Dipasangi PLTS?

Internasional
Bandara Narita Jepang Tutup Landasan gara-gara Ada Kura-kura Menyeberang

Bandara Narita Jepang Tutup Landasan gara-gara Ada Kura-kura Menyeberang

Global
Hasil Pemilu Jerman Super Ketat, Begini Cara Menentukan Kanselir Baru

Hasil Pemilu Jerman Super Ketat, Begini Cara Menentukan Kanselir Baru

Global
Pembiayaan Energi Terbarukan Butuh Dukungan Kebijakan Nyata Pemerintah

Pembiayaan Energi Terbarukan Butuh Dukungan Kebijakan Nyata Pemerintah

Global
Putri Jepang Ini Bakal Bayar Rp 19,3 Miliar demi Melepas Status Kebangsawannya

Putri Jepang Ini Bakal Bayar Rp 19,3 Miliar demi Melepas Status Kebangsawannya

Global
Hasil Pemilu Jerman Sangat Ketat, Ketidakpastian Selimuti Siapa Pengganti Angela Merkel

Hasil Pemilu Jerman Sangat Ketat, Ketidakpastian Selimuti Siapa Pengganti Angela Merkel

Global
4 Tokoh Sejarah Dunia Penyebab Kerugian Ekonomi Terbesar, Salah Satunya Mansa Musa I

4 Tokoh Sejarah Dunia Penyebab Kerugian Ekonomi Terbesar, Salah Satunya Mansa Musa I

Internasional
3 Su-35 Rusia Kuntit Bomber Strategis AS di Samudra Pasifik

3 Su-35 Rusia Kuntit Bomber Strategis AS di Samudra Pasifik

Global
Orang Keempat dari Delegasi Presiden Brasil di Sidang Umum PBB Positif Covid-19

Orang Keempat dari Delegasi Presiden Brasil di Sidang Umum PBB Positif Covid-19

Global
Israel Ingin Perkuat Hubungan dengan UEA dan Bahrain

Israel Ingin Perkuat Hubungan dengan UEA dan Bahrain

Global
Pria Suriah di Lebanon Tewas Menelan Bensin

Pria Suriah di Lebanon Tewas Menelan Bensin

Global
5 Negara Pemberi Utang Terbesar ke AS

5 Negara Pemberi Utang Terbesar ke AS

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.