Kebakaran Hutan Melanda Turki, Orang-orang Melarikan Diri dari Rumah

Kompas.com - 01/08/2021, 19:52 WIB
Kepulan asap membubung ke udara dari kebakaran hutan Turki, yang meluas sampai area permukiman di Aegean, Bodrum, Kamis (29/7/2021). Otoritas Turki pada Kamis mulai menyelidiki penyebab serangkaian kebakaran hutan di Mediterania dan wilayah Aegean, termasuk dua di dekat kota resor pantai Manavgat yang menewaskan tiga orang dan membuat lebih dari 50 orang dilarikan ke rumah sakit. IHA via APKepulan asap membubung ke udara dari kebakaran hutan Turki, yang meluas sampai area permukiman di Aegean, Bodrum, Kamis (29/7/2021). Otoritas Turki pada Kamis mulai menyelidiki penyebab serangkaian kebakaran hutan di Mediterania dan wilayah Aegean, termasuk dua di dekat kota resor pantai Manavgat yang menewaskan tiga orang dan membuat lebih dari 50 orang dilarikan ke rumah sakit.

ANKARA, KOMPAS.com - Kebakaran hutan melanda Turki selatan secara luas hingga membuat orang-orang melarikan diri dari rumah mereka pada Minggu (1/8/2021).

Turki telah mengalami kebakaran terburuk setidaknya dalam satu dekade ini, data resmi menunjukkan hampir 95.000 hektar lahan terbakar dalam sepanjang tahun ini.

Jika dibandingkan pada 2008 hingga 2020, lahan yang terbakar rata-rata 13.516 hektar.

Baca juga: Korban Tewas akibat Kebakaran di Turki Capai 6 Orang

Sejak kebakaran terjadi pada Rabu (28/7/2021), 6 orang tewas, lebih dari 330 orang terluka dan telah menerima perawatan medis.

Sebuah lingkungan di kota wisata Bodrum telah dievakuasi, menurut laporan CNN, ketika api merembet karena angin yang bertiup kencang dari distrik Milas di dekatnya.

Menurut laporannya, 540 penduduk dievakuasi ke hotel dengan menggunakan perahu, ketika jalan darat tidak dapat dilalui, seperti yang dilansir dari AFP pada Minggu (1/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Ada lebih banyak evakuasi di desa Sirtkoy di provinsi Antalya, menurut laporan media NTV, dengan menunjukkan gambar asap kelabu menyelimuti rumah-rumah.

Menteri Pertanian dan Kehutanan Turki Bekir Pakdemirli mengatakan 107 dari 112 kebakaran hutan sekarang terkendali, tetapi kebakaran terus berlanjut di daerah wisata Antalya dan Mugla.

Suhu panas diperkirakan tetap akan melanda wilayah tersebut, setelah tingkat rekor kebakaran pada Juli.

Direktorat Jenderal Meteorologi mencatat suhu panas mencapai 49,1 Celcius pada 20 Juli di kota tenggara Cizre.

Baca juga: VIDEO: Kebakaran Hutan Turki Merambat ke Kota, Ada 53 Titik Api, 3 Orang Tewas

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Jadi Batal, AS Siapkan Rp 14,2 Triliun untuk Pasok Iron Dome ke Israel

Tak Jadi Batal, AS Siapkan Rp 14,2 Triliun untuk Pasok Iron Dome ke Israel

Global
POPULER GLOBAL: Kontroversi Bokong Atlet Putri Disorot Saat Tanding | Lituania Tolak HP China

POPULER GLOBAL: Kontroversi Bokong Atlet Putri Disorot Saat Tanding | Lituania Tolak HP China

Global
Seorang Remaja Wanita Diduga Dibunuh Pamannya karena Tidak Mau Dijodohkan

Seorang Remaja Wanita Diduga Dibunuh Pamannya karena Tidak Mau Dijodohkan

Global
Kisah Misteri “Torso Adam”, Kasus Ritual Brutal yang Sisakan Potongan Jasad di Sungai Thames

Kisah Misteri “Torso Adam”, Kasus Ritual Brutal yang Sisakan Potongan Jasad di Sungai Thames

Global
Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Ini Harapan Indonesia kepada Dunia...

Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Ini Harapan Indonesia kepada Dunia...

Global
Mengenal Tennis For Two, Game Modern Pertama di Dunia

Mengenal Tennis For Two, Game Modern Pertama di Dunia

Global
Di Balik Karakter Mario Bros, Ini Sejumlah Fakta Uniknya

Di Balik Karakter Mario Bros, Ini Sejumlah Fakta Uniknya

Global
Pria Ini Bakar Mobil Bentley agar Dapat Uang Asuransi untuk Bayar Utang Rp 1,7 Miliar

Pria Ini Bakar Mobil Bentley agar Dapat Uang Asuransi untuk Bayar Utang Rp 1,7 Miliar

Global
Seorang Turis Wanita di Hawaii Diburu karena Kartu Vaksinasi Palsu, 'Moderna' Jadi 'Maderna'

Seorang Turis Wanita di Hawaii Diburu karena Kartu Vaksinasi Palsu, "Moderna" Jadi "Maderna"

Global
Misteri Wanita “Inggris” yang Hilang Ingatan di Kroasia Terpecahkan, Ternyata Pernah Sukses

Misteri Wanita “Inggris” yang Hilang Ingatan di Kroasia Terpecahkan, Ternyata Pernah Sukses

Global
Ilmuwan China Klaim Kasus Covid-19 Pertama Muncul di AS Bukan Wuhan

Ilmuwan China Klaim Kasus Covid-19 Pertama Muncul di AS Bukan Wuhan

Global
Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Global
Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Global
Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Global
Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.