Kompas.com - 04/08/2021, 06:47 WIB
Gubernur New York Andrew Cuomo. Foto diambil pada 30 Maret 2020. Carlo Allegri/REUTERSGubernur New York Andrew Cuomo. Foto diambil pada 30 Maret 2020.

NEW YORK, KOMPAS.com - Gubernur New York Andrew Cuomo disebut melakukan pelecehan seksual terhadap 11 perempuan, menciptakan lingkungan toxic di tempat kerja.

Pernyataan itu disampaikan Jaksa Agung New York Letitia James, setelah pihaknya menginvestigasi selama lima bulan.

Dalam keterangan James, Cuomo terbukti memegang, mencium, hingga berkomentar cabul terhadap 11 perempuan di kantor.

Baca juga: Gubernur New York Tersandung Skandal Pelecehan Seksual, 3 Wanita Mengaku Jadi Korban

Tak lama setelah James memaparkan temuannya, Cuomo merilis video berisi bantahan dia melakukan pelecehan seksual.

Gubernur dari Partai Demokrat itu menegaskan dirinya tidak akan pensiun, meski didesak oleh banyak kalangan.

Duda tiga anak itu menuturkan, dirinya meminta maaf jika tingkah lakunya salah dipahami oleh para penuduhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tetapi, dia menekankan dirinya tidak bersala, dan mengaku tidak terganggu dalam upayanya mengentaskan penularan Covid-19.

Investigasi yang dilakukan James ini tidak akan secara langsung mengarah ke tuduhan kriminal melawan Andrew Cuomo.

Namun dilansir Reuters Selasa (3/8/2021), Jaksa Albany County juga menggelar penyelidikan dan meminta semua bukti.

Baca juga: Gubernur New York Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual oleh Mantan Pegawainya

Cuomo, Gubernur New York sejak 2011 tersebut menyebut investigasi James itu tidak akurat serta tidak adil.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.