Sempat Membantah, Iran Kini Akui Ada Negosiasi Pertukaran Tahanan dengan AS

Kompas.com - 13/07/2021, 19:20 WIB
Presiden Iran Hassan Rouhani berbicara dalam Sidang Umum PBB, pada Rabu (25/9/2019). AFP / TIMOTHY A CLARYPresiden Iran Hassan Rouhani berbicara dalam Sidang Umum PBB, pada Rabu (25/9/2019).

TEHERAN, KOMPAS.com - Iran mengonfirmasi "negosiasi" yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) mengenai potensi pertukaran tahanan.

Pernyataan itu dikeluarkan pemerintah Teheran pada Selasa (13/7/2021), setelah seorang pejabat AS mengatakan Washington sedang berupaya membebaskan warganya yang ditahan.

Baca juga: Jalan Terjal Diplomasi Nuklir Iran

Utusan AS untuk Iran, Robert Malley, mengatakan pada Sabtu (10/7/2021) bahwa Presiden Joe Biden bersikeras untuk membebaskan semua orang AS, dan tidak akan menerima "kesepakatan parsial".

Malley menyebut pembebasan warga Amerika yang ditahan di republik Islam itu sebagai "prioritas". Negosiasi dengan Iran kata dia, telah "membuat beberapa kemajuan," lapor NBC News.

Ditanya tentang pernyataan Malley, juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei membenarkan pembicaraan tersebut. Dia mengatakan Teheran menyerukan pembebasan semua tahanan Iran, bukan hanya mereka yang ditahan di AS.

Iran "siap untuk menukar semua tahanan politik dengan imbalan membebaskan semua tahanan Iran di seluruh dunia," katanya kepada wartawan pada konferensi pers yang disiarkan televisi melansir AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka termasuk "yang telah ditahan atas perintah AS" atau atas permintaan Washington. "Negosiasi tentang masalah ini sedang berlangsung," tambahnya.

Baca juga: Video Taliban Kuasai Rute Perbatasan Penting Afghanistan-Iran

Juru bicara kementerian luar negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan Senin (12/7/2021) bahwa Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah "mengajukan rencana untuk menukar semua tahanan Iran dan Amerika", menurut kantor berita negara IRNA.

"Pemerintahan Biden juga mempertimbangkan masalah ini sejak hari pertama" menjabat, tambahnya.

Pernyataan itu muncul ketika Iran telah terlibat dalam pembicaraan dengan kekuatan dunia di Wina, untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kematian di AS karena Covid-19 telah Melampaui Pandemi Flu Spanyol 1918

Kematian di AS karena Covid-19 telah Melampaui Pandemi Flu Spanyol 1918

Global
PM Australia Hubungi Presiden Jokowi, Berusaha Tenangkan Indonesia soal Kapal Selam Nuklir

PM Australia Hubungi Presiden Jokowi, Berusaha Tenangkan Indonesia soal Kapal Selam Nuklir

Global
Akademisi Terkemuka China: Australia Akan Jadi Target Perang Nuklir

Akademisi Terkemuka China: Australia Akan Jadi Target Perang Nuklir

Global
Trump Klaim Mendengar Kabar Ada Kantong Mayat di Lab Wuhan sebelum China Umumkan Kasus Covid-19

Trump Klaim Mendengar Kabar Ada Kantong Mayat di Lab Wuhan sebelum China Umumkan Kasus Covid-19

Global
Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan

Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan

Global
Tiga Ton Heroin dari Afghanistan Disita India setelah Taliban Berkuasa, Nilainya Puluhan Triliun

Tiga Ton Heroin dari Afghanistan Disita India setelah Taliban Berkuasa, Nilainya Puluhan Triliun

Global
Duduki Punggung Orang Saat Menunggu Kereta, Gadis Ini Dihujani Kritik Netizen

Duduki Punggung Orang Saat Menunggu Kereta, Gadis Ini Dihujani Kritik Netizen

Global
Seorang Pria Mengaku Unggah Foto Istrinya Berhubungan Seks dengan Atasannya di Facebook

Seorang Pria Mengaku Unggah Foto Istrinya Berhubungan Seks dengan Atasannya di Facebook

Global
PBB Peringatkan Korea Utara Memulai Kembali Program Nuklir dengan Kecepatan Penuh

PBB Peringatkan Korea Utara Memulai Kembali Program Nuklir dengan Kecepatan Penuh

Global
Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan 'Bayi Online'

Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan "Bayi Online"

Global
Pegawai Afghanistan Berbulan-bulan Tak Gajian, Ini Janji Taliban

Pegawai Afghanistan Berbulan-bulan Tak Gajian, Ini Janji Taliban

Global
Isian di Dagangannya Sedikit, Penjual Kue Tradisional Jepang Ini Minta Maaf

Isian di Dagangannya Sedikit, Penjual Kue Tradisional Jepang Ini Minta Maaf

Global
Dilarang Masuk Restoran karena Belum Vaksin, Presiden Brasil Kepergok Makan Berdiri di Pinggir Jalan AS

Dilarang Masuk Restoran karena Belum Vaksin, Presiden Brasil Kepergok Makan Berdiri di Pinggir Jalan AS

Global
Dikira Dicakar Kucing, Pria Ini Ternyata Ditembak saat Tidur

Dikira Dicakar Kucing, Pria Ini Ternyata Ditembak saat Tidur

Global
Taliban Berjanji Perempuan Bakal Kembali ke Sekolah Secepatnya

Taliban Berjanji Perempuan Bakal Kembali ke Sekolah Secepatnya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.