Diperingatkan WHO soal Campur Vaksin Covid-19, Ini Pembelaan Thailand

Kompas.com - 13/07/2021, 18:17 WIB
Ilustrasi vaksin AstraZeneca Shutterstock/Dimitris BarletisIlustrasi vaksin AstraZeneca

BANGKOK, KOMPAS.com - Pemerintah Thailand memberi pembelaan setelah diperingatkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengenai mencampur vaksin Covid-19.

Sebelumnya, "Negeri Gajah Putih" mempertimbangkan mencampur Sinovac dan AstraZeneca untuk mendapatkan efek cepat dalam enam pekan.

Pertimbangan itu diambil karena negara Asia Tenggara tersebut menghadapi lonjakan kasus yang disebabkan varian Delta.

Baca juga: Thailand Bakal Campur Vaksin Sinovac dengan AstraZeneca, Ini Alasannya

Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan seperti diberitakan AFP Selasa (13/7/2021) menyebut ide itu berbahaya.

"Kami berada di ujung zona bebas data, bebas bukti dan hampir berada di momen 'campur dan cocokkan'," kritik Soumya.

Virolog senior Thailand Yong Poovorawan mengatakan, mencampur Sinovac, yang dibuat dari virus tak aktif, dengan vaksin berbasis vektor seperti AstraZeneca dimungkinkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tidak bisa menunggu sampai 12 pekan untuk mendapatkan efek cepat di tengah kasus yang makin meningkat," papar Yong.

Dr Yong melanjutkan, jika ada vaksin yang dikembangkan dengan lebih baik melawan varian Delta, mala mereka bakal menggunakannya.

Saat ini, Thailand sudah melaporkan 353,700 kasus Covid-19 dengan 2.847 korban meninggal. Mayoritas terdeteksi sejak April.

Baca juga: 618 Petugas Medis Thailand Tetap Terinfeksi Covid-19 Setelah Suntik 2 Dosis Vaksin Sinovac

Pekerja medis awalnya mendapatkan Sinovac. Namun dalam laporan terbaru, hampir 900 di antaranya terpapar virus corona.

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.