Ahli Temukan Kasus Pertama Korban Meninggal Terinfeksi Dua Varian Covid-19 Sekaligus

Kompas.com - 12/07/2021, 09:00 WIB
Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko) KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko)

 

BRUSSELS, KOMPAS.com - Para ahli memperingatkan kemungkinan untuk menangkap dua varian Covid-19 pada saat yang sama bisa terjadi.

Kesimpulan itu disampaikan setelah sejumlah ahli melihat infeksi ganda Covid-19 pada seorang wanita berusia 90 tahun yang tidak divaksin, sakit dengan tipe Alpha dan Beta yang pertama kali diidentifikasi di Inggris dan Afrika Selatan.

Baca juga: Varian Covid-19 Delta yang Tak Tertangani Bakal Lumpuhkan Ekonomi Global

Dokternya menduga dia tertular infeksi dari dua orang yang berbeda.

Ahli meyakini temuan ini adalah kasus terdokumentasi pertama dari jenisnya dan, meskipun jarang, infeksi ganda serupa terjadi.

Kasus ini masih dalam pembahasan di Kongres Eropa tahun ini tentang Mikrobiologi Klinis & Penyakit Menular.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Januari 2021, para ilmuwan di Brasil melaporkan bahwa dua orang telah terinfeksi secara bersamaan dengan dua jenis virus corona, salah satunya varian kekhawatiran yang disebut Gamma.

Sementara itu, para peneliti dari Portugal baru-baru ini merawat seorang anak berusia 17 tahun yang tampaknya telah tertular varian Covid-19 tipe kedua, saat masih dalam pemulihan dari infeksi varian Covid-19 berbeda yang sudah ada sebelumnya.

Wanita berusia 90 tahun, yang terinfeksi dengan dua "varian yang menjadi perhatian" telah dirawat di rumah sakit setelah kondisinya roboh beberapa kali.

Dia dirawat di sebuah rumah sakit di Aalst dekat Brussels, belum divaksinasi, kata penyiar publik berbahasa Belanda VRT Belgia mengutip Reuters.

Tetapi kemudian dia mengalami gejala pernapasan yang memburuk.

Baca juga: Final Euro 2020 Dikhawatirkan Jadi Pemicu Penyebar Covid-19 Varian Delta

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Hisashi Ouchi, Manusia yang Dipaksa Hidup Tersiksa dengan Radiasi Besar di Tubuhnya

Kisah Hisashi Ouchi, Manusia yang Dipaksa Hidup Tersiksa dengan Radiasi Besar di Tubuhnya

Internasional
Korea Utara: AS Punya Standar Ganda Soal Rudal

Korea Utara: AS Punya Standar Ganda Soal Rudal

Global
China Luncurkan 10 Pesawat Termasuk Jet Tempur ke Wilayah Udara Taiwan

China Luncurkan 10 Pesawat Termasuk Jet Tempur ke Wilayah Udara Taiwan

Global
Marah saat Ajari Anaknya, Pria Ini Rahangnya Tak Bisa Menutup

Marah saat Ajari Anaknya, Pria Ini Rahangnya Tak Bisa Menutup

Global
Meski “Kurus” Rumah Ini Terjual dengan Harga “Gemuk” Rp 17,8 miliar

Meski “Kurus” Rumah Ini Terjual dengan Harga “Gemuk” Rp 17,8 miliar

Global
Kartu Kredit Ultra-Ekslusif JP Morgan, Hanya Dimiliki Orang Super Kaya

Kartu Kredit Ultra-Ekslusif JP Morgan, Hanya Dimiliki Orang Super Kaya

Global
Mantan Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika Meninggal di Umur 84 Tahun

Mantan Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika Meninggal di Umur 84 Tahun

Global
Mengapa Topi Pasukan Kerajaan Inggris Harus Panjang? Ini Alasannya

Mengapa Topi Pasukan Kerajaan Inggris Harus Panjang? Ini Alasannya

Global
Pesan Burger, Wanita Ini Kaget Ada Jari Manusia di Dalamnya

Pesan Burger, Wanita Ini Kaget Ada Jari Manusia di Dalamnya

Global
Gubernur Texas: Pemerintah Biden Sangat Kacau, Penanganan Krisis Migran Sama Buruknya dengan Evakuasi Afganistan

Gubernur Texas: Pemerintah Biden Sangat Kacau, Penanganan Krisis Migran Sama Buruknya dengan Evakuasi Afganistan

Global
Wanita Ini Berpesta 6 Hari Berturut-turut, Anaknya yang Berumur 1 Tahun Mati Kelaparan

Wanita Ini Berpesta 6 Hari Berturut-turut, Anaknya yang Berumur 1 Tahun Mati Kelaparan

Global
Muammar Gaddafi: Diktator Libya dan Kejatuhannya

Muammar Gaddafi: Diktator Libya dan Kejatuhannya

Global
Misteri DB Cooper, Perampok di Pesawat yang 'Menghilang' di Udara

Misteri DB Cooper, Perampok di Pesawat yang "Menghilang" di Udara

Global
Ibu di AS Naik Bus Sekolah lalu Pukuli Siswa Perundung Anaknya

Ibu di AS Naik Bus Sekolah lalu Pukuli Siswa Perundung Anaknya

Global
Inilah Sejumlah Tempat Terlarang di Dunia, Tak Boleh Dikunjungi

Inilah Sejumlah Tempat Terlarang di Dunia, Tak Boleh Dikunjungi

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.