PM Malaysia Muhyiddin Yassin Diminta Mundur, Dianggap Gagal Tangani Covid-19

Kompas.com - 08/07/2021, 10:45 WIB
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin AFP/Mohd RasfanPerdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin

PUTRAJAYA, KOMPAS.com – Partai politik terbesar di Malaysia dan pendiri koalisi Barisan Nasional, UMNO, memutuskan untuk menarik dukungannya terhadap Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin.

Tak hanya itu, partai tersebut juga menyerukan agar sang perdana menteri mengundurkan diri karena dinilai gagal menangani pandemi Covid-19.

Baca juga: Nama PM Malaysia Muhyiddin Ternyata Selama Ini Salah Tulis, yang Benar Mahiaddin

Keputusan UMNO tersebut muncul beberapa jam setelah Muhyiddin menunjuk seorang anggota senior partai itu sebagai wakil perdana menteri.

Tidak jelas apakah penarikan dukungan UMNO tersebut akan segera dibarengi dengan penggulingan Muhyiddin sebagaimana dilansir Reuters.

Pasalnya, parlemen Malaysia saat ini tidak bersidang dan “Negeri Jiran” masih dalam keadaan darurat untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun sejauh ini, para menteri dari partai UMNO, yang memegang portofolio kunci seperti kesehatan, pertahanan, dan urusan luar negeri, belum mengatakan akan mundur.

Baca juga: Setelah KTT ASEAN, Muhyiddin Yassin Sebut Myanmar Mau Hentikan Kekerasan

Kantor perdana menteri tidak segera menanggapi permintaan komentar akan keputusan terbaru UMNO tersebut.

Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi mengatakan, partainya menarik dukungan untuk Muhyiddin karena dinilai gagal menangani pandemi secara efektif.

Ahmad menambahkan, pemerintahan Muhyiddin juga gagal memastikan stabilitas politik, ekonomi, dan memenangkan kepercayaan rakyat.

Baca juga: Ada yang Mencoba Membunuh Mahathir, PM Malaysia Muhyiddin Jadi Sorotan

Zahid juga menyerukan agar pemilu Malaysia diadakan setelah herd immunity tercapai.

Awal tahun ini. Muhyiddin mengatakan bahwa dia akan mengadakan pemungutan suara setelah situasi dinyatakan aman untuk melakukannya di tengah pandemi.

Muhyiddin memiliki mayoritas tipis dua kursi di parlemen Malaysia.

Di Dewan Rakyat, UMNO menduduki 35 kursi sedangkan parta Muhyiddin, Partai Bersatu, memegang 31 kursi.

Baca juga: Mayoritas Bertambah, PM Malaysia Muhyiddin Dituduh Intimidasi Oposisi


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.