Aung San Suu Kyi Sudah Divaksin di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19 Myanmar

Kompas.com - 07/07/2021, 15:20 WIB
Foto tertanggal 6 Mei 2016 menampilkan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi (kiri) bersama Menteri Luar Negeri Myanmar (tengah), dan Jenderal Min Aung Hlaing (kanan), di Naypyidaw, ibu kota Myanmar. AP PHOTO/AUNG SHINE OOFoto tertanggal 6 Mei 2016 menampilkan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi (kiri) bersama Menteri Luar Negeri Myanmar (tengah), dan Jenderal Min Aung Hlaing (kanan), di Naypyidaw, ibu kota Myanmar.

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Aung San Suu Kyi dilaporkan sudah mendapatkan dua vaksin, di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang menghantam Myanmar.

Kabar Suu Kyi yang sudah divaksin penuh dibenarkan oleh pengacaranya, saat kenaikan infeksi memaksa China menutup perbatasannya.

Pekerja medis melemah sejak kudeta militer menggulingkan pemerintahan sipil pada 1 Februari, karena mereka turun dalam aksi protes.

Baca juga: Ulang Tahun Aung San Suu Kyi ke-76, Demonstran Pakai Bunga di Rambut dan Berpawai

Saat ini, baru sekitar 2,8 persen warga Myanmar yang sudah divaksin penuh, dengan 3,5 juta dosis yang telah didaftarkan.

Tidak dijelaskan kapan Aung San Suu Kyi mendapatkan dua dosis vaksin, atau vaksin jenis apa yang diterima.

Tak banyak yang diketahui tentang Suu Kyi, selain momen saat dia hadir dalam persidangan pasca-ditangkap junta militer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir BBC Rabu (7/7/2021), "Negeri Seribu Pagoda" melaporkan 3.602 kasus baru virus corona dalam 24 jam terakhir.

Kasus Covid-19 di sana juga merembet ke kota perbatasan China, Rulli, yang melaporkan 15 kasus di hari yang sama.

Saat ini, pemerintah "Negeri Panda" disebut mengarantina Rulli. Lockdown kedua dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

Otoritas setempat melakukan pemeriksaan terhadap 210.000 warganya dalam upaya menanggulangi penyebaran.

Kantor berita AFP mewartakan, Myanmar sudah memperoleh 1,5 juta dosis dari India, dan 500.000 dosis dari China pada awal 2021.

Sejak Senin (5/7/2021), makan di tempat di restoran ibu kota Naypyidaw dilarang, dengan pemerintah diyakini akan menerapkan pengetatan tambahan.

Baca juga: Sidang Aung San Suu Kyi Digelar Senin Ini, Hadirkan Saksi Pertama

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.