Kompas.com - 07/06/2021, 16:18 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin. Screengrab video YouTube RuptlyJuru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin.

BEIJING, KOMPAS.com – China telah melayangkan pernyataan tegas ke Amerika Serikat (AS) atas kunjungan tiga senator AS ke Taiwan.

“Negeri Panda” juga mendesak “Negeri Paman Sam” untuk menghentikan segala bentuk kontak resmi dengan pulau itu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Senin (7/6/2021) sebagaimana dilansir CGTN.

Baca juga: 3 Pejabat Tinggi AS Akan Kunjungi Taiwan, China Mungkin Terusik

Wang mengatakan, langkah AS tersebut sangat melanggar prinsip satu-China.

Dia mendesak Washington untuk berhenti mengirim sinyal ke pasukan "kemerdekaan Taiwan" guna menghindari kerusakan hubungan yang lebih parah antara China dan AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diwartakan AFP, tiga senator AS mendarat di Taiwan pada Minggu (6/6/2021). Ketiga senator tersebut masing-masing adalah Tammy Duckworth, Christopher Coons, dan Dan Sullivan.

Ketiganya mendarat pada Minggu pagi waktu setempat di Bandara Songshan Taipei dengan pesawat militer AS.

Baca juga: Kapal Kargo 80.000 Ton Tabrak Crane di Pelabuhan Taiwan

Mereka mengumumkan bahwa Washington akan menyumbangkan 750.000 dosis vaksin virus corona kepada Taiwan.

Delegasi AS tersebut datang ketika Taiwan menuduh China menghambat upaya pulau tersebut dalam mengamankan vaksin virus corona.

“Kami di sini sebagai teman, karena kami tahu bahwa Taiwan sedang mengalami masa yang penuh tantangan saat ini,” kata Duckworth.

“Sangat penting bagi AS bahwa Taiwan dimasukkan dalam kelompok pertama yang menerima vaksin, karena kami menyadari kebutuhan mendesak Anda, dan kami menghargai kemitraan ini,” imbuh Duckworth.

 

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengumumkan pekan lalu bahwa AS akan memberikan sekitar 25 juta dosis vaksin ke negara-negara yang membutuhkannya.

Baca juga: Jubir China: Tidak Ada Menteri Luar Negeri di Taiwan

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber AFP,CGTN News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Global
Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Global
Lamont Jacobs, 'One of Fastest Man Alive', Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Lamont Jacobs, "One of Fastest Man Alive", Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Global
Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Global
Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Global
Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Global
Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Global
Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Global
4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

Global
Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Global
UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

Global
Ketika Persembunyian Osama bin Laden Terungkap dari Baju yang Dijemur Istrinya

Ketika Persembunyian Osama bin Laden Terungkap dari Baju yang Dijemur Istrinya

Global
Jepang Lindungi Atlet Belarus Setelah Diusir Tim Olimpiadenya, Negara Lain Tawarkan Suaka

Jepang Lindungi Atlet Belarus Setelah Diusir Tim Olimpiadenya, Negara Lain Tawarkan Suaka

Global
Profil Pemimpin Dunia: Angela Merkel, Kanselir Jerman

Profil Pemimpin Dunia: Angela Merkel, Kanselir Jerman

Global
Di Balik Sosok Bengisnya, Inilah 4 Fakta Unik Adolf Hitler

Di Balik Sosok Bengisnya, Inilah 4 Fakta Unik Adolf Hitler

Global
komentar
Close Ads X