Arab Saudi: Rencana Ibadah Haji 2021 Segera Diumumkan Pekan Ini

Kompas.com - 07/06/2021, 15:39 WIB
Umat Muslim mengitari Ka'bah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIAUmat Muslim mengitari Ka'bah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat.

RIYADH, KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Media Majid Al-Qasabi menyatakan, rencana ibadah haji 2021 akan segera diumumkan pekan ini.

Dilansir Arab News, pemerintah Arab Saudi saat ini masih menyelesaikan sejumlah penilaian, terutama terkait tantangan penyelenggaraan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19.

"Kami tidak ingin haji tahun ini menjadi episentrum penyebaran penyakit," ujar Al Qasabi dalam pernyataan yang dipublikasikan Minggu (6/6/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Pemerintah Lobi Ulang Arab Saudi soal Pembatalan Haji

Al Qasabi berujar, Arab Saudi terus memantau perkembangan pandemi global. Dengan menimbang aspek itulah, pemerintah Saudi bisa segera mengumumkan keputusan terkait ibadah haji tahun ini.

"Kementerian Haji dan Umrah sudah bekerja keras untuk meningkatkan layanan di tengah situasi pandemi," ujar Al Qasabi.

"Pelaksanaan haji tahun lalu, dan mulai dibukanya kembali ibadah umrah secara bertahap sejak Oktober, dilakukan setelah ada model penanganan Covid-19 yang terus dikembangkan otoritas Saudi," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: KJRI Jeddah Ungkap Alasan Arab Saudi Belum Umumkan Teknis Penyelenggaraan Haji

Sejauh ini, Saudi memfokuskan pada teknologi modern dan digitalisasi prosedur demi menyediakan layanan yang dibutuhkan jamaah.

Termasuk aplikasi bernama Eatmarna, yang memungkinkan pengguna untuk meminta izin salat, umrah, sampai salat Rawdah di masjid Mekah-Madinah.

Lebih dari 20 juta orang dikabarkan sudah merasakan manfaat aplikasi itu. Sebanyak 30 ribu di antaranya, masih memakai layanan dari Pusat Inaya atau perawatan yang melayani jemaah di Mekah dan Madinah.

Baca juga: Kemenag: Belum Ada Satu Pun Negara yang Dapat Kuota Haji dari Arab Saudi

Masalah transportasi juga sudah dipersiapkan. Sekitar empat tempat sudah disiapkan untuk mengangkut jemaah, dari dan ke Masjidil Haram, Mekah.

Asisten Wakil Sekretariat Kementerian Haji dan Umrah Saudi Hesham Abdulmonem Saeed menyatakan, yang paling penting saat ini adalah mengelola kerumunan jamaah. Caranya dengan memakai slot waktu.

"Cara ini bisa meningkatkan perlindungan bagi para jamaah," ujar Saaed.

Baca juga: Dubes Arab Saudi Kirim Surat ke Puan untuk Klarifikasi Isu Haji, Ini Isi Lengkapnya

Saaed menambahkan, pekerjaan melayani jemaah haji harus selalu melibatkan kerjasama sektor publik, swasta dan sukarela.

"Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kepresidenan Dua Masjid Suci, dan semua otoritas terkait, harus bekerjasama dan memudahkan jemaah dalam melakukan ibadah haji dan umrah," ujarnya.


Sumber Arab News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

Global
Karena Covid-19, Taksi di Thailand yang Menganggur Dipakai Bertani

Karena Covid-19, Taksi di Thailand yang Menganggur Dipakai Bertani

Global
Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Trotoar, Mulutnya Dilakban dan Tangan Terikat Tali

Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Trotoar, Mulutnya Dilakban dan Tangan Terikat Tali

Global
Kena Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Ejakulasi di Anus dan Buang Air Besar di Alat Kelamin

Kena Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Ejakulasi di Anus dan Buang Air Besar di Alat Kelamin

Global
PM Pakistan: Melarang Gadis Afghanistan ke Sekolah Tidak Islami

PM Pakistan: Melarang Gadis Afghanistan ke Sekolah Tidak Islami

Global
Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

Global
Coba Memahami China sebagai Negara Super Power

Coba Memahami China sebagai Negara Super Power

Global
Ibu dan Anak Lakukan Operasi Pengencangan Bokong Ilegal, Wanita Ini Tewas

Ibu dan Anak Lakukan Operasi Pengencangan Bokong Ilegal, Wanita Ini Tewas

Global
Anak Anjing Ini Diculik Monyet Liar, Disandera Selama 3 Hari

Anak Anjing Ini Diculik Monyet Liar, Disandera Selama 3 Hari

Global
Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Global
Dapat Tekanan Kaum Progresif, Demokrat Hapus Pendanaan Iron Dome Israel Rp 14,2 Triliun

Dapat Tekanan Kaum Progresif, Demokrat Hapus Pendanaan Iron Dome Israel Rp 14,2 Triliun

Global
Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Global
Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Global
Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Global
Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.