Kompas.com - 01/06/2021, 19:40 WIB
Pendukung Presiden Suriah Bashar Assad mengangkat bendera nasional dan gambar Assad saat mereka merayakannya di Omayyad Square, di Damaskus, Suriah, Kamis, 27 Mei 2021. AP PHOTO/HASSAN AMMARPendukung Presiden Suriah Bashar Assad mengangkat bendera nasional dan gambar Assad saat mereka merayakannya di Omayyad Square, di Damaskus, Suriah, Kamis, 27 Mei 2021.

DAMASCUS, KOMPAS.com - Perang satu dekade di Suriah telah menewaskan hampir setengah juta orang, setelah jumlah korban baru yang mencakup 100.000 kematian baru-baru ini dikonfirmasi.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) yang berbasis di Inggris mengatakan, konflik telah merenggut 494.438 nyawa sejak meletus pada 2011, dengan penindasan brutal terhadap protes anti-pemerintah.

Baca juga: Presiden Suriah Bashar al-Assad Menang Pemilu dengan 95,1 Persen Suara

Penghitungan sebelumnya, yang dikeluarkan oleh Observatorium pada Maret tahun ini, mencapai lebih dari 388.000 orang tewas.

Pemantau perang sejak itu mengonfirmasi tambahan 105.015 kematian, setelah berbulan-bulan upaya dokumentasi yang didukung oleh jaringan sumbernya di lapangan.

"Sebagian besar kematian ini terjadi antara akhir 2012 dan November 2015," kata kepala Observatorium Rami Abdel Rahman kepada AFP, merujuk pada penambahan terbaru pada Selasa (1/6/2021).

Dari kematian yang baru-baru ini dikonfirmasi, lebih dari 42.000 adalah warga sipil. Kebanyakan dari mereka tewas di bawah penyiksaan di penjara rezim Suriah, menurut pemantau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Abdel Rahman mengatakan bahwa jeda dalam pertempuran memungkinkan organisasinya menyelidiki laporan kematian. Terutama yang tidak dimasukkan dalam penghitungan keseluruhan, karena kurangnya dokumentasi.

"Ini memberi kami kesempatan untuk mendokumentasikan puluhan ribu kasus yang kami kekurangan bukti," katanya.

Dengan pasukan pemerintah telah merebut kembali sebagian besar wilayah Suriah, dan gencatan senjata masih berlangsung di sepanjang garis depan utama di wilayah Idlib di barat laut, tingkat kekerasan berada pada titik terendah sejak dimulainya konflik.

Baca juga: Perkuat Kehadiran Militer di Mediterania, Rusia Kirim 3 Bomber Kelas Berat ke Suriah

Kematian penjara

Angka-angka baru yang diterbitkan oleh Observatorium menjadikan total korban tewas warga sipil menjadi 159.774. Serangan oleh pasukan pemerintah Suriah dan milisi sekutu menjadi penyebab mayoritas kematian.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Israel Balas Balon Pembakar Gaza dengan Serangan Udara

Lagi, Israel Balas Balon Pembakar Gaza dengan Serangan Udara

Global
Presiden Tunisia Dituding Lakukan Kudeta, Kepung Gedung Parlemen dengan Kendaraan Militer

Presiden Tunisia Dituding Lakukan Kudeta, Kepung Gedung Parlemen dengan Kendaraan Militer

Global
Tunisia Memanas, Presiden Pecat Perdana Menteri dan Bekukan Parlemen

Tunisia Memanas, Presiden Pecat Perdana Menteri dan Bekukan Parlemen

Global
Jika Covid-19 Tak Bisa Hilang, Begini Gambaran Hidup bersama Virus Corona

Jika Covid-19 Tak Bisa Hilang, Begini Gambaran Hidup bersama Virus Corona

Global
Anthony Fauci: AS Menuju Arah yang Salah dalam Pandemi Ini

Anthony Fauci: AS Menuju Arah yang Salah dalam Pandemi Ini

Global
Dukung Afghanistan Lawan Taliban, AS Janji Terus Lancarkan Serangan Udara

Dukung Afghanistan Lawan Taliban, AS Janji Terus Lancarkan Serangan Udara

Global
KABAR DUNIA SEPEKAN: Jamur Hitam Mengganas di India | Singapura Lockdown Parsial Kedua

KABAR DUNIA SEPEKAN: Jamur Hitam Mengganas di India | Singapura Lockdown Parsial Kedua

Global
Cara Unik Warga Australia Makan Mi Instan, dari Lauk Pizza hingga Dicampur Krim

Cara Unik Warga Australia Makan Mi Instan, dari Lauk Pizza hingga Dicampur Krim

Global
Menkes Inggris Minta Maaf soal Twit 'Tak Usah Takut Covid-19'

Menkes Inggris Minta Maaf soal Twit "Tak Usah Takut Covid-19"

Global
Kekurangan Warga, Kota Ini Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan agar Orang Mau Datang

Kekurangan Warga, Kota Ini Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan agar Orang Mau Datang

Global
Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Global
Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Global
SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

Global
Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
komentar
Close Ads X