Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/05/2021, 07:48 WIB

GAZA, KOMPAS.com - Hamas mengancam Israel dengan serangan roket balas dendam di Tel Aviv setelah "150 militannya" dimusnahkan selama pertempuran di Jalur Gaza.

Harapan gencatan senjata telah menyusut setelah Israel meningkatkan agresinya. “Negeri Zionis” menyerang blok menara lain yang menampung kementerian dalam negeri pemerintah Hamas pada Senin (17/5/2021).

Baca juga: POPULER GLOBAL: Lonjakan Kasus Covid-19 Malaysia | Pengakuan Mantan Pilot AU Israel

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan telah membunuh lebih dari "150 operasi teroris," mayoritas dari Hamas.

Mereka juga mengklaim telah menghancurkan sembilan mil terowongan bawah tanah di Kota Gaza.

Tapi Hamas tidak menganggap enteng serangan udara tanpa henti itu. Kelompok ini berjanji untuk menempatkan Tel Aviv kembali di antara target roket Hamas.

“Kami akan menempatkan Tel Aviv kembali di antara target roket kami. Anda telah diperingatkan." tulis sebuah pernyataan dari kelompok militan tersebut melansir The Sun pada Selasa (18/5/2021).

Menurut para pejabat, 212 warga Palestina dilaporkan tewas di Gaza, termasuk sedikitnya 61 anak-anak. Sementara lebih dari 1.400 lainnya luka-luka.

Baca juga: Di India Viral Tagar Dukungan untuk Israel, Digemakan di Bawah Pemerintahan Narendra Modi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Target serangan

Di Israel, sepuluh orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia lima tahun, telah tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat roket yang ditembakkan dari jalur Gaza.

IDF mengatakan pihaknya menggunakan 60 pesawat, untuk menjatuhkan lebih dari 100 bom pada sedikitnya 65 sasaran selama serangan semalam di terowongan Hamas, yang dikenal sebagai "The Metro" oleh militer Israel.

Lintasan tersebut telah menjadi target utama karena disebut digunakan Hamas untuk operasi dan penyelundupan. Israel mengklaim telah menghancurkan setidaknya 62 mil terowongan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber The Sun
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Parlemen Korea Selatan Usulkan RUU Pernikahan Sesama Jenis

Anggota Parlemen Korea Selatan Usulkan RUU Pernikahan Sesama Jenis

Global
Malam Mencekam di Kyiv, Gempuran Rudal Mengintai di Kegelapan

Malam Mencekam di Kyiv, Gempuran Rudal Mengintai di Kegelapan

Global
Erdogan Menang Pilpres, Mata Uang Lira Turun di Titik Terendah

Erdogan Menang Pilpres, Mata Uang Lira Turun di Titik Terendah

Global
Turkiye Akan Selidiki Liputan Pilpres Sejumlah Media Massa

Turkiye Akan Selidiki Liputan Pilpres Sejumlah Media Massa

Global
Mahalnya Biaya Penitipan Anak di Australia...

Mahalnya Biaya Penitipan Anak di Australia...

Global
Rangkuman Hari Ke-461 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa-Kyiv Sama-sama Dihantam Drone, Afrika Selatan Didesak Tangkap Putin

Rangkuman Hari Ke-461 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa-Kyiv Sama-sama Dihantam Drone, Afrika Selatan Didesak Tangkap Putin

Global
Warga Muslim China Bentrok dengan Polisi Buntut Rencana Pembongkaran Kubah Masjid

Warga Muslim China Bentrok dengan Polisi Buntut Rencana Pembongkaran Kubah Masjid

Global
Indonesia Targetkan Investasi Hampir Rp480 Triliun dalam Rantai Pasokan Baterai

Indonesia Targetkan Investasi Hampir Rp480 Triliun dalam Rantai Pasokan Baterai

Global
Korea Utara Luncurkan Rudal, Warga Seoul Sempat Terima Peringatan Evakuasi

Korea Utara Luncurkan Rudal, Warga Seoul Sempat Terima Peringatan Evakuasi

Global
Media Asing: Pencabutan Larangan Ekspor Pasir Laut Indonesia Untungkan Singapura

Media Asing: Pencabutan Larangan Ekspor Pasir Laut Indonesia Untungkan Singapura

Global
Korut Luncurkan Satelit Luar Angkasa, Korsel dan Jepang Keluarkan Peringatan Evakuasi

Korut Luncurkan Satelit Luar Angkasa, Korsel dan Jepang Keluarkan Peringatan Evakuasi

Global
[POPULER GLOBAL] Serangan Besar ke Kyiv | Pesawat China C919 Terbang Perdana

[POPULER GLOBAL] Serangan Besar ke Kyiv | Pesawat China C919 Terbang Perdana

Global
Kosovo Bergejolak, NATO Terjunkan Pasukan Tambahan

Kosovo Bergejolak, NATO Terjunkan Pasukan Tambahan

Global
Bunuh 2 Pasien dengan Obat, Perawat Ini Dipenjara Seumur Hidup

Bunuh 2 Pasien dengan Obat, Perawat Ini Dipenjara Seumur Hidup

Global
Pesawat China C919 Terbang Komersial Perdana, Siap Saingi Airbus dan Boeing

Pesawat China C919 Terbang Komersial Perdana, Siap Saingi Airbus dan Boeing

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+