Kompas.com - 17/05/2021, 19:30 WIB

 

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang politisi India mengeklaim, dia tidak terkena Covid-19 karena setiap hari rajin minum kencing sapi.

Dalam video yang viral, Pragya Singh Thakur, anggota parlemen di Bhopal menyerukan publik untuk mencari pengobatan alternatif.

Anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) itu mengaku minum urine sapi membantunya dari infeksi virus corona.

Baca juga: Dokter India Minta Publik Tak Pakai Kotoran Sapi sebagai Obat Covid-19

"Jika minum kencing dari sapi India, maka infeksi yang menimpa paru-paru kita akan berkurang," kata si politisi.

"Setiap hari, saya meminum kencing sapi, karena itu saya tidak terkena Covid-19 sampai saat ini," koarnya.

Pernyataan itu Thakur sampaikan dalam kunjungan di rumah sakit, saat meninjau pengiriman 25 konsentrator oksigen.

Dilansir Russian Today Senin (17/5/2021), dia berpidato tanpa mengenakan masker di tengah mewabahnya corona.

Thakur menjadi tajuk berita di Negara Bagian Madhya Pradesh karena kerap menghilang, saat mereka berjibaku melawan gelombang kedua corona.

Dalam pernyataan yang sama seperti Thakur, politisi BJP Surendra Singh juga menyarankan warga untuk mengonsumsi pipis sapi.

Baca juga: Polisi India Pukuli Warganya yang Melanggar Aturan Covid-19

Dalam pidatonya yang viral, Singh menyarankan mencampur 50 ml urine sapi dengan air dingin dan meminumnya setiap hari untuk mendapat "kekebalan alami".

Dia bahkan merekam momen saat dirinya menyiapkan resep itu, sembari mempertanyakan progres sains dalam melawan corona.

"Orang-orang harusnya kembali kepada Tuhan, dan melakukan tradisi leluhur demi kebaikan," papar Singh.

Baca juga: Kerap Pertanyakan Penanganan Pandemi, Ahli Virologi India Mundur dari Forum Penasihat Ilmiah

Dokter India sudah memperingatkan, mengonsumsi kotoran maupun urine hewan yang disucikan dalam agama Hindu tersebut dilarang.

Dr JA Jayalal, Presiden Nasional Asosiasi Medis India merepons adanya kabar warga mengoleskan kotoran sapi ke tubuh mereka.

"Saat ini belum terdapat bukti saintifik bahwa kotoran maupun urine sapi bisa meningkatkan imun melawan Covid-19," kata Dr Jayalal kepada Reuters.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelecehan Seksual di Sepak Bola Wanita AS Terungkap, Banyak Pemain Terdampak

Pelecehan Seksual di Sepak Bola Wanita AS Terungkap, Banyak Pemain Terdampak

Global
Krisis Lebanon, Nasabah Bawa Pistol dan Granat untuk Tarik Uang dari Bank

Krisis Lebanon, Nasabah Bawa Pistol dan Granat untuk Tarik Uang dari Bank

Global
Penembakan Massal Thailand: Korban Paling Muda Balita 2 Tahun, Pelaku Mantan Polisi Terjerat Kasus Narkoba

Penembakan Massal Thailand: Korban Paling Muda Balita 2 Tahun, Pelaku Mantan Polisi Terjerat Kasus Narkoba

Global
Kazakhstan Panggil Dubes Rusia Gelar Pembicaraan Serius, Ini Sebabnya

Kazakhstan Panggil Dubes Rusia Gelar Pembicaraan Serius, Ini Sebabnya

Global
Bisnis Kian Menjamur, Akankah Thailand Jadi Surga Ganja Asia?

Bisnis Kian Menjamur, Akankah Thailand Jadi Surga Ganja Asia?

Global
Serangan Balik Pasukan Ukraina Terbukti Ampuh, Crimea Bisa Direbut Kembali

Serangan Balik Pasukan Ukraina Terbukti Ampuh, Crimea Bisa Direbut Kembali

Global
12 Pesawat Korut Terbang Dekat Perbatasan, Korsel Balas Kirim 30 Jet Tempur

12 Pesawat Korut Terbang Dekat Perbatasan, Korsel Balas Kirim 30 Jet Tempur

Global
Ada Tas Mencurigakan Diduga Bom, Setelah Dibuka Isinya Mainan Seks

Ada Tas Mencurigakan Diduga Bom, Setelah Dibuka Isinya Mainan Seks

Global
Paspampres AS Dituduh Tutupi Kecelakaan yang Libatkan Wapres Kamala Harris

Paspampres AS Dituduh Tutupi Kecelakaan yang Libatkan Wapres Kamala Harris

Global
Intelijen AS Percaya Ukraina Terlibat Pengeboman Mobil Darya Dugina

Intelijen AS Percaya Ukraina Terlibat Pengeboman Mobil Darya Dugina

Global
Ukraina Bebaskan Sejumlah Pemukiman di Wilayah Kherson yang Diklaim Rusia

Ukraina Bebaskan Sejumlah Pemukiman di Wilayah Kherson yang Diklaim Rusia

Global
Demo Kematian Mahsa Amini di Iran Berlanjut, Dipimpin Siswi Sekolah

Demo Kematian Mahsa Amini di Iran Berlanjut, Dipimpin Siswi Sekolah

Global
Sirup Obat Batuk Buatan India Diduga Picu Kematian 66 Anak di Gambia

Sirup Obat Batuk Buatan India Diduga Picu Kematian 66 Anak di Gambia

Global
UPDATE Penembakan Massal Thailand: 34 Orang Tewas, 22 adalah Anak-anak

UPDATE Penembakan Massal Thailand: 34 Orang Tewas, 22 adalah Anak-anak

Global
Perusahaan Game AS Digugat Terkait Kasus Eksplotasi Seksual Remaja

Perusahaan Game AS Digugat Terkait Kasus Eksplotasi Seksual Remaja

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.