Pengakuan Meghan Markle Berpotensi Lebih Berbahaya Dibanding Putri Diana bagi Kerajaan Inggris

Kompas.com - 09/03/2021, 07:47 WIB
Meghan Markle dan Pangeran Harry dalam cuplikan acara bincang-bincang bersama Oprah Meghan Markle dan Pangeran Harry dalam cuplikan acara bincang-bincang bersama Oprah

LONDON, KOMPAS.com - Pengakuan Meghan yang sangat jujur dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, mungkin lebih berbahaya bagi Kerajaan Inggris dari pada wawancara Putri Diana dengan Martin Bashir BBC pada 1995.

Wawancara Putri Diana kala itu mendorong krisis monarki yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dipulihkan.

Melansir CNN pada Senin (8/3/2021), kata-kata Duchess of Sussex berpotensi lebih mengguncangkan dari pada Putri Wales karena menyangkut tentang rasialisme, yang lebih sulit untuk direspons Kerajaan Inggris.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Disebut Tak Pertanyakan Warna Kulit Anak Pangeran Harry-Meghan Markle

Harry memberitahu Oprah, "Apa yang saya lihat sejarah terulang lagi, tapi mungkin jauh lebih berbahaya, karena kali ini menambahkan sola ras."

Untuk Meghan, perasaan kesepian dan terisolasi di Kerajaan membuatnya berpikir untuk bunuh diri.

Kemudian diperparah ketika ia mengandung di bulan-bulan terakhir, ia diberitahu bahwa bayi mereka tidak akan diberi gelar.

Baca juga: Netizen Ramai Cemooh Kerajaan Inggris dengan Meme “The Firm” dan “The Institution” Usai Wawancara Harry-Meghan

Tidak mendapat gelar itu artinya tidak mendapatkan keamanan Kerajaan juga.

"Oke, dia (putranya) harus aman," ujar Meghan.

"Jika Anda mengatakan gelar akan mempengaruhi perlindungan mereka, maka kami belum menciptakan itu di sekitar kami, dalam hal clickbait dan tabloid fodder," lanjutnya,

"Anda telah membiarkan itu terjadi, yang berarti putra kami harus aman," tandasnya.

Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bulu Mata Palsu Buatan UMKM Indonesia Tembus Pasar Bulgaria

Bulu Mata Palsu Buatan UMKM Indonesia Tembus Pasar Bulgaria

Global
Pangeran Philip dan Kecintaannya pada Land Rover, Modifikasi Sendiri Mobil Jenazahnya

Pangeran Philip dan Kecintaannya pada Land Rover, Modifikasi Sendiri Mobil Jenazahnya

Global
Dubes RI di Panama City Serahkan Surat Kepercayaan ke Presiden Panama

Dubes RI di Panama City Serahkan Surat Kepercayaan ke Presiden Panama

Global
Dijatuhi Sanksi AS, Ini Balasan Rusia

Dijatuhi Sanksi AS, Ini Balasan Rusia

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Penjahat Seksual dan Pembunuh Berantai, Jeffrey Dahmer

[Biografi Tokoh Dunia] Penjahat Seksual dan Pembunuh Berantai, Jeffrey Dahmer

Internasional
Gaji Karyawan Ini Dipotong Rp 3 Juta karena Kelamaan di Toilet

Gaji Karyawan Ini Dipotong Rp 3 Juta karena Kelamaan di Toilet

Global
Akhir Dinasti Castro, Raul Mengundurkan Diri dari Partai Komunis Kuba

Akhir Dinasti Castro, Raul Mengundurkan Diri dari Partai Komunis Kuba

Global
Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

Global
Begini Cara Pangeran William dan Kate Middleton Bantu Tiga Anaknya Berkabung atas Pangeran Philip

Begini Cara Pangeran William dan Kate Middleton Bantu Tiga Anaknya Berkabung atas Pangeran Philip

Global
Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Global
Rusia Blokir Laut Hitam, NATO Tak Terima

Rusia Blokir Laut Hitam, NATO Tak Terima

Global
Pelaku Penembakan Indianapolis Mantan Pegawai FedEx, Bermotif Rasial atau Etnik

Pelaku Penembakan Indianapolis Mantan Pegawai FedEx, Bermotif Rasial atau Etnik

Global
Persiapan Pemakaman Pangeran Philip: William-Harry Dipisah, Ratu Duduk Sendiri

Persiapan Pemakaman Pangeran Philip: William-Harry Dipisah, Ratu Duduk Sendiri

Global
Pihak Berwenang AS Sudah Diperingatkan Soal Potensi Serangan Pelaku Penembakan Indianapolis Tahun Lalu

Pihak Berwenang AS Sudah Diperingatkan Soal Potensi Serangan Pelaku Penembakan Indianapolis Tahun Lalu

Global
Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Global
komentar
Close Ads X