Kompas.com - 08/03/2021, 14:09 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpidato saat dia menemui pasukan yang ditempati di Korea Selatan, dalam agenda yang berlangsung di Pangkalan Udara Osan, pada 30 Juni 2019. AFP PHOTO/POOL/ED JONESPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpidato saat dia menemui pasukan yang ditempati di Korea Selatan, dalam agenda yang berlangsung di Pangkalan Udara Osan, pada 30 Juni 2019.

SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan dilaporkan mencapai kesepakatan terkait membayar ongkos penempatan pasukan AS.

Isu ini sudah menjadi panas selama pemerintahan Presiden Donald Trump, yang mengedepankan pendekatan transaksional di kebijakan luar negeri.

Saat ini, Pentagon menempatkan 28.500 tentara untuk membantu negara itu bertahan dari agresi Korea Utara.

Baca juga: 10 Roket Hantam Pangkalan Irak yang Menampung Pasukan AS

Penempatan pasukan AS di Korea Selatan merupakan bagian dari kebijakan strategis Washington, untuk menjangkau Asia.

Tetapi, pemerintahan Trump menuntut agar Seoul membayar biaya penempatan lima kali lipat dari ongkos awal.

Pemerintahan sebelumnya menuntut "Negeri Ginseng" harus membayar sekitar 5 miliar dollar AS per tahun, atau Rp 71,8 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara merujuk pada kesepakatan yang habis pada 2019, Seoul membayar 920 juta dollar AS (Rp 13,2 triliun).

Kementerian Luar Negeri Korsel mengumumkan, mereka sudah mencapai kesepakatan tanpa bersedia merinci nominalnya.

"Pemerintah akan menyelesaikan kesenjangan lebih dari setahun melalui penandatanganan perjanjian," ujar Seoul.

Baca juga: Joe Biden Galau soal Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan

Dilansir AFP Senin (8/3/2021), kesepakatan itu pun masih harus dibahas di level parlemen Korea Selatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Global
Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Global
100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

Global
Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Internasional
Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Global
Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Global
Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Internasional
Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Global
Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Global
Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Global
75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

Global
KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

Global
Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.